10

1.3K 115 0
                                    

Maggie Linderman's P.O.V

"Sal , lo tau dimana Ajil gak?"tanya gue karena mama ngesms nanyain Ajil lagi sama gue apa engga dan Ajil dimana because my mom want to talk to him

"Dia tadi katanya mau ngambil minum gitu , mau gue bantu cariin?"tanya Salsha dan gue menggeleng

"Gapapa gue cari sendiri aja"kata gue yang langsung meninggalkan Salsha dan bahkan gue gatau dimana Ari sekarang

Disini terlalu ramai dan juga..gelap .

Gue menyisir pandangan gue ke seluruh stan minuman tapi nggak ada Ajil sama sekali sampe akhirnya ada seseorang yang memegang tangan gue . Gue menatapnya bingung karena gue ga bisa liat apa apa sumpah gue nggak bisa dengan suasana seperti ini , tapi Ari ? Dia sangat senang dengan suasana gelap dan suara lagu yang bisa ngebuat gendang telinga gue pecah

Tiba tiba ada seorang lelaki yang menggengam tangan gue keras tentunya gue kesakitan hanya saja gue nggak mau bersikap memalukan disini

"Siapa ya?"tanya gue dan dia hanya diam

"Lo deket sama Ari ?"tanyanya dan gue menggeleng

"Jangan bohong , gue suka sama lo sedari awal , andaikan lo tau , gue nggak suka liat lo deket deket sama Ari , dia bukan yang terbaik untuk lo"ujar lelaki itu dengan suara baritonnya yang berat

"Tinggalin dia atau gue yang bakalan buat kalian menjauh"bisiknya kemudian melenggang pergi

Demi tuhan gue nggak bisa liat apa apa , wajah dia pun gue nggak bisa . Sampai akhirnya lampu dihidupkan dan gue melihat Ari yang ternyata sedang berbicara dengan seorang wanita yang gue juga ga kenal siapa .

Gue berjalan mendekati Ari dengan kaki dan tangan gue yang udah bergetar , gue ketakutan , gue berasa di terror dan keinginan dan niat gue untuk mencari Ajil seketika tak terlaksanakan

"A..Ari..."bisik gue dengan suara bergetar , Ari menatap gue

"Kamu kenapa?"tanya Ari dengan nada sedikit panik

"A..Hm...Anu..A"jawab gue ga jelas

"Kenapa sih ? coba tenangin diri dulu"kata Ari seraya mengambilkan gue minuman dan mengantar gue ke tempat duduk yang berada di dekat kita

"Kamu kenapa?"tanya Ari khawatir

"Astaga,Ri"seketika tangis gue pecah , gue terisak .

"Kamu kenapa,Maggie ? Ayo kasi tau aku , kamu kenapa nangis?"tanya Ari makin penasaran sekaligus panik

"Tadi ada satu cowo yang aku juga ga kenal siapa , aku ga bisa liat mukanya , dia genggam tangan aku kuat banget sampe aku kesakitan , tiap kali dia nanya makin kuat cengkraman tangannya ke pergelangan tangan aku , dia tanya aku deket sama kamu apa engga dan aku jawab engga karna aku ngerti seharusnya aku ga kasi informasi privasi kita masing masing dan dia bilang aku bohong terus dia bilang jauhin dia atau gue yang bakalan jauhin kalian"kata gue seraya terisak membuat badan Ari membeku

Authour's P.O.V

Badan Ari membeku , dia nggak mau kehilangan Maggie untuk yang kedua kalinya dia sudah terlalu mencintai perempuan ini dia ngga mau ditinggalkan atau meninggalkan dia .

"Gapapa"Ari menarik Maggie kedalam pelukannya dan mengelus lengan Maggie yang masih terisak .

"Pokoknya kita harus saling percaya aja"bisik Ari yang kemudian mengecup kening Maggie

"Aku sayang kamu"isak Maggie . Hati Ari berasa teriris iris begitupun Maggie yang nggak mau sampai semuanya hancur begitu saja .

"Yaudah jangan nangis lagi ya , ayuk temenin aku ngedj , jangan pernah pergi dari aku , sama aku aja terus"kata Ari seraya mengenggam tangan Maggie , mengenakan Maggie jas hitamnya yang dapat menutup badan Maggie hingga dibawah lututnya .

Ari membawa Maggie ke atas panggung DJ dan mulai memainkan perlatannya sedangkan disamping Ari , Maggie memvideokan penampilan Ari karena Maggie tau pasti papanya Ari bakalan nagih video performnya Ari karna nggak ngelihat papanya disini kalo ada papanya pasti papanya ga bakalan minta jadi Maggie jaga jaga aja

Maggie Linderman's P.O.V

Ini adalah jam 1 pagi dan party Azka berjalan dengan baik tapi pikiran gue terhadap kejadian lelaki yang tadi malam itu membuat kepala gue pusing

"Udah malem , pulang aja yuk"kata Ari seraya mengenggam tangan gue

"Nggak enak sama yang lainnya , apalagi kamu saudaranya Azka"kata gue seraya menatap Ari lembut

"Gapapa , kasian kamu kecapean ntar sakit lagian udah lumayan banyak yang pulang"kata Ari seraya menarik gue ke Azka untuk izin pulang

"Azka , gue sama Ari pulang ya anyway happy birthday one more time yaaa semoga bisa ketemu pacar baru"kata gue yang membuat Azka tertawa

"Okay hati hati bro!"pekik Azka

Kemudian gue dan Ari keluar dari gedung party dan ke parkiran yang masih banyak fans fans yang lain nungguin . Kasian .

Banyak banget yang manggil gue dan Ari jadi kita nyempatin untuk foto bareng mereka dulu sebelum kemudian kita cabut ninggalin tempat party

YAAAY AKHIRNYA NGEUPDATE LAGI , AIN GA BISA TIDUR MAKANYA AIN NGEPUBLISH HIHI LAGI SENENG AZA KARNA DOI MAKANYA AIN NGEPUBLISH HEHEHEHEHE LANJUT ? VOMMENT 7+++

famous 2(Ari Irham)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang