Please, don't see

95 16 5
                                        


"Bintang tai lo, gue benci sama lo!" Bentak Kejora pada lelaki yang tengah melangkah pergi dari hadapannya.

Lelaki yang bernama Bintang tersebut menoleh,
"Bodo amat, gak ngerugiin gue ini."

"Ih tai, tai, tai, tai!" Teriak Kejora penuh kesal.

"Bodo, bodo, bodo, bodo!" balas Bintang sambil menjauh pergi dari hadapan Kejora.

"Aduh, Ra lo berantem mulu." ujar wanita yang kini mendekat kearah Kejora.

"Ih..., Dis, lo tau sendiri gimana tainya si Bintang." ujar Kejora kesal.

"Gue gatau lah Ra, si Bintang belum pernah berak depan gue soalnya." sahut Disty polos.

"Ih lo kok malah jadi ikutan tai sih?" ketus Kejora.

"Bau dong?" 

"DISTY!!"

"Haha, Becanda kali, udah ah yuk ke kantin aja, si Alsa udah disana soalnya" Ajak Disty.

"Yaudah deh ayo, enek gue lama-lama di kelas."

⭐️⭐️⭐️
"Eh kalian udah gue pesenin siomay, tungguin aja okey." ujar Alsa kepada dua sahabatnya.

"Sa, masa tadi si Rara berantem lagi noh sama si ganteng." ujar Disty sambil melirik-lirik kearah Kejora.

"Bhaha, Buset ga bosen lo Ra?" Tanya Alsa sedikit tertawa, "kelakuan kalian gak robah, kapan damainya dong?" Lanjutnya.

"Ih Disty najis banget ganteng! diliat dari sedotan juga gak ada ganteng-gantengnya. Gak! Garela lahir dan batin gue damai sama dia, cih!" sewot Kejora sambil mendelekkan mata kearah dua sahabatnya itu.

"Dia ganteng kali Ra, kan cowok." sahut Disty terkekeh melihat Kejora ngedumel.

"Cih cowok macam tai, lembek, mana ada gantengnya ish." ketus Kejora.

"Kenapa sih? kayanya musuh bebuyutan banget? dari SMP gue kenal lo begitu mulu." Tanya Alsa.

"Ih, gue udah musuh sama dia dari gue didalem rahim momsky!" ujar Kejora.

Disty dan Alsa hanya menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar kata-kata Kejora. Tak lama, Disty melihat lelaki yang sangat tidak asing dipenglihatan seluruh warga sekolah. Kakak kelas paling populer di SMA Nusa Lentera. Karena statusnya sebagai anak berprestasi sekaligus menjabat sebagai Ketua Osis baru tahun ini.

"Ra, Ra, Ra, itu..., itu liat," ucap Disty, sambil menepuk-nepuk tangan Kejora.

Dengan malas Kejora menyahut,
"Apaan sih Dis? males ah paling si Tangki tai kan?"

"Bukan eh itu kak Pandu Ra," sahut Disty.

"Serius Ra, kak Pandu kearah kita." sambung Alsa.

"Demi apa lo? Gue ga mau nengok, muka gue pasti lagi jelek ini, malu." ujar Kejora membulatkan matanya.

"Kejora...," panggil lelaki yang bernama Pandu tersebut.

Kejora menoleh pelan,
"Eh, iya Kak?"

"Pulang sekolah kumpul dulu ya diruang OSIS." ujarnya sambil tersenyum kearah Kejora.

"Eh, oke kak siap" jawab Kejora.

Ya, Kejora terpilih menjadi bendahara 2 OSIS atau bendahara pendamping. Entah bagaimana bisa, padahal saat wawancara calon anggota OSIS pun ia tidak mempersiapkannya sama sekali, ia hanya menjawab pertanyaan sesuai kemampuannya, namun entahlah takdir menyuruhnya menjadi Bendahara 2 OSIS disekolahnya. Dan sesungguhnya ia hanya ingin modus pada lelaki yang kini sedang di hadapannya.

Lost StarsWhere stories live. Discover now