1

6 0 0
                                        

Aubry's POV.

"Terimakasih telah membeli rumah ini. Kami pastikan fasilitas yang kami sediakan membuat anda merasa nyaman. Dan karena anda membayar iuran setiap bulan dengan selamanya, kini anda bebas melakukan apa saja dirumah ini."

Aku tersenyum kearah 2 pasangan ini, lalu mengangguk. Mataku menatap rumah dihadapanku ini. Sangat cantik. Aku jatuh cinta kepada rumah ini. Setelah 2 pasangan itu pergi, aku pun masuk kedalam rumah ini.

Tidak salah aku membayar banyak untuk rumah ini, rumah ini sangat mena1, rupa1, derma1, pera1. Aku merenggangkan tanganku, lalu duduk di sofa berwarna biru ini.

"Help..me.."

Aku tertegun. S-suara siapa itu? Aku mulai berjalan pelan, lalu mengikuti suara meminta pertolongan itu. Kakiku sampai di depan pintu berwarna pucat, sangat usang. Aku membuka knop pintu, mataku membulat.

Aku menemukan seorang lelaki terbekap di sudut ruangan.

Yaz.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 30, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

HomeWhere stories live. Discover now