Prolog

171 9 6
                                        

"Cinta itu bukan aku yang memilih, bukan juga kamu. Cinta itu hati yang memilih dan kita yang merasakan. Mungkin terdengar tidak adil, tapi hatilah yang berkuasa dalam cinta. Kenyataannya begitu, dan siapapun takkan bisa memungkirinya."

"Lantas bagaimana dengan aku dan hatiku?"

"Jangan meragukan hati, dan jangan menutupi kata hati. Kamu tidak mencintaiku, karena semua hati berpasangan. Belajarlah bersama Rivania yang menyayangimu. Kalian akan mengerti apa itu cinta.

"..."

A

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

A

uthor note:

Selamat pagi/siang/sore/malam... Ini cerita pertama yang gue buat dengan genre utama "romance". Karena itu, mungkin feel nya ada yang kurang gereget karena sejujurnya gue juga nggak begitu pengalaman soal cinta (-_-")...

Tapi, entah dapat ilham darimana tiba-tiba aja kepikiran ide cerita ini dan sok sok an mau aja diaplot di wattpad. -,-

Tapi, cerita ini nggak selalu full romance kok, masih ada genre lainnya yang "hanya" didominasi oleh genre romance.

Selain itu, yang sabar aja kalo tiba-tiba banyak nemu typo yang bertebaran dimana-mana. Maklum, begini-begini pun gue masih bisa dibilang manusia.

Dan berhubung gue masih pemula, jadi gue bener-bener butuh komentar dan saran supaya bisa jadi penulis yang baik, ramah, tidak sombong serta rajin menabung (lho lho lho)... -,-

Ah, daripada kalian jadi ngantuk baca cuap cuap yang panjang, intinya salam dari gue dan "Happy reading"... ^^

Vanilla_latte38

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 22, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

DIARYWhere stories live. Discover now