PROLOGUE

411 17 6
                                        

Sebuah kehidupan dimana dunia dipenuhi dengan keajaiban dari 3 ras berbeda yang memenuhi dunia yang indah dengan kebencian satu sama lain, peperangan dari ke 3 ras semakin merajalela hingga mengusik Kehidupan ras yang tergolong lebih lemah dibandingkan ketiga Ras yang memiliki kekuatan melebihi ras Imanity atau ras manusia.

Pimpinan ras Witch yang dengan cepat menyadari keadaan yang semakin merusak dunia, dengan segera mencoba mengumpulkan 3 pimpinan ras yaitu, Ras Alchemist dan Esper. Ketiga pimpinan ras dengan senang hati menandatangani surat perjanjian perdamaian antara ketiga ras.

2 tahun setelah perjanjian antara 3 ras di sahkan, lahirlah seorang anak adam yang lahir di waktu yang di ramalkan oleh salah satu Witch terkenal yang hidup berbaur di antara Imanity sebagai seorang peramal. Namun, menurut ramalan sang peramal anak keturunan Alchemist-Esperlah yang akan mengakhiri perang dingin Antara Esper dan Alchemist.

Anak yang di ramalkan itu adalah Sakamaki Yukiteru. Ya, anak manusia yang lahir tanpa mengetahui masa depannya yang akan menjadi seorang Master Alchemy.

--------------------

17 tahun telah lewat setelah kelahiran Uki-begitulah sapaan dari teman temannya-

"UKI-CHAN! BANGUNLAH! OII BODOH BANGUNLAH! HARI INI HARI PERTAMA SEKOLAH!"

Sebuah teriakan gadis yang memekakan telinga siapapun yang mendengarnya, Uki yang mendengar teriakan dari orang yang sangat sangat dikenalnya semakin menarik selimutnya ke atas hingga menutupi seluruh tubuhnya.
gadis yang melihat Uki semakin menutup tububnya itu semakin geram dan mencoba cara alternatif yang tak memutuskan Pita suaranya, segera melompat ke atas kasur dan menendang tubuh Uki dengan kuat hingga terdengar bunyi KRAKK.

Seperti dapat merasakan tulang punggungnya patah karena menerima tendangan layaknya Atlet sepak bola profesional C.Ronaldo, lebih memilih keamanannya dibandingkan haknya untuk melanjutkan tidur yang terganggu oleh seorang gadis Iblis!

"Enghh..? memangnya ini jam berapa Fi-chan?" tanya Uki dengan ringisan penuh rasa sakit di punggungnya karena tendangan kuat dari gadis berambut Merah scarlet yang telah menjadi temannya sejak kedua orang tuanya dibunuh dengan keji.

"Uki-chan Ini sudah hampir jam 7 pagi, Ayolah kau tak ingin terlambat di hari pertamamu, kan?" nada bicaranya berubah lebut ketika Uki telah bangun dari tid-ahh Hibernasinya.

"Hampir jam 7 ya? Eng.. kurasa kau yang tak ingin terlambat di hari pertamamu kan?" Tanya Uki sembari berjalan menuju ke arah kamar mandinya.

Setelah selesai mandi dengan hanya memakai lilitan handuk yang mengekspos dada bidangnya membuat Fi, lebih tepatnya Firya Scarlet memerah. Uki yang menyadari keberadaan Firya hanya menatapnya malas.

"Ungghhh... Cepat pakai pakaianmu, Itu memalukan."

"Engg..? Bagaimana aku bisa memakai pakaian jika kau terus di kamarku, HAH!"

Firya tak membayangkan bila tubuh sahabatnya sejak kecil itu bisa se sexy itu, dengan cepat Firya menggelengkan pikiran kotornya dan segera beranjak keluar kamar.

Uki yang telah selesai memakai seragamnya segera beranjak turun ke dapur untuk mengambil sarapannya dan bergegas ke sekolah barunya. Ya begitulah, hari ini adalah hari pertamanya sekolah , ia telah berhasil memasuki sebuah Sekolah tingkat menengah yang terkenal dengan Teknologi pendidikannya yang maju bersama dengan sahabatnya yang selalu mengurusnya sejak kecil, siapa lagi jika bukan Firya.

Setelah memakan habis sarapannya mereka segera berangkat ke sekolah baru mereka yang terletak tak jauh dari rumah Uki, karena takut terlambat Firya dengan segera menarik tangan Uki dan berlari, Uki hanya mendecakkan lidahnya 'Ck..' dan segera mengimbangi kecepatan lari Firya.

"Ck, Fi-chan jika kau tak ingin terlambat kenapa kau harus membangunkanku?"

"Bibi Mia yang menyuruhku untuk mengurusmu sebelum beliau tiada."

"Hahh... Terserahlah."

Uki yang merasa kalah segera diam dan berlari hingga beberapa meter setelah mereka berlari, akhirnya mereka sampai di tempat tujuannya. Sebuah academy yang menjadi sekolah barunya, Clockwerk Academy satu satunya academy yang sebagian gedung di permukaan Air, sebagian lagi di bawah permukaan air.

"Huh.. walaupun sekolah ini aneh, tapi keren juga ya. Teknologi tinggi jadi apapun bisa jadi mungkin? Heh?" Tanya Uki sembari memasuki gedung yang memiliki teknologi tercanggih dibandingkan NASA.

"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya seseorang dibelakang Uki dan Firya, entah kenapa gadis itu membuat mereka terkejut.

"EHH KAMPRET ,DEMI SEMPAK MIKAEL. Ehh..?" Firya terkejut dengan sumpah serapah terlontar mulus dari bibirnya. Sebuah tawa tak dapat dibendung oleh wanita dibelakangnya, berhasil menyihir wajah Firya menjadi merah padam layaknya kepiting rebus.

"Ahh.. nona, bisa kau beritahu kami dimana Aula untuk acara Penerimaan siswa baru?" Sebuah pertanyaan terlontar dari mulut Uki dengan nada malasnya membuat wanita didepannya itu melongo.

"Haaahh?? Kau siswa baru? Kenapa baru datang? Penerimaan siswa baru sudah di dilaksanakan 1 minggu yang lalu." Jelas wanita yang bisa dibilang sebagai Receptionist di ClockWerk Academy.

"HAHH? APA!!"

Penjelasan itu bisa membuat seirang Uki yang terkenal malas dan tertarik dengan apapun menjadi melongo karena terkejut.

"Engg. Siapa nama kalian?"

"Sakamaki Yukiteru, dan Firya Scarlet." jelas Uki dengan malas sembari melirik Firya yang sedang terguncang karena keterlambatan yang sangat sangat buruk. Si Receptionist mencari nama mereka di buku daftar siswa dengan seksama hingga dia menemukan nama kedua anak baru yang sangat sangat terlambat itu.

"Ohh..Murid Spesial? kalian berdua belum terlambat, kalian ke ruang kepala sekolah. Ruangannya kau ikuti lorong ini, lalu turun satu lantai dan belok kekanan, Ruang kepala sekolah ada di ujung lorong itu."

Uki dan Firya yang masih kurang paham dengan arti Murid spesial yang di maksud oleh si receptionist hanya berjalan menuju ruqng kepsek seperti petunjuk yang diberikan oleh receptionist.

Sesampainya mereka didepan pintu kepala sekolah dengan takjub dengan kemajuan teknologi di lorong yang mereka lewati, dan sekarang mereka sedang dibawah permukaan air lebih tepatnya di lantai 2. Mereka memberanikan diri untuk mengetuk Pintu kepala sekolah.

Tok tok tok

Pintu ruang kepsek pun dibuka.

------------------------
A/N :: Yeay Orang Gaje yang selalu bikin New Book Is Back

#ShinMurasawa

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Apr 05, 2016 ⏰

¡Añade esta historia a tu Biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

The World Of Alchemist,Witch,and EsperHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora