Kamu

474 25 4
                                        

Dibawah Kenyataan aku merindu,
Dibalik senyuman aku bersembunyi,
Diatas kebohongan aku mencintaimu.

Aku masih ingat disaat pertama kali kita bertemu. Kala itu semua orang mengatakan dengan terang terangan bahwa kamu tampan dan menarik. Bahkan semua orang memuji mu,menyanjungmu atau bahkan mendekatimu. aku rasa wajar, Oh ayolah kamu tampan! Wajar jika orang tertarik.

Pertama kali bertemu aku menangkap ada yang berbeda darimu. Kamu tetap diam saat ada gadis lain yang mulai melunjak. Kamu cuma tersenyum saat gadis lain terang terangan mendekatimu, dan yang paling aku suka, kamu hanya bicara secukupnya saat menolak mereka yang memohon. Itu semua aku anggap berbeda, karena Laki-Laki lain akan senang hati menerima godaan para wanita, menerima dengan senang hati permintaan permintaan negatif mereka.

Bagai rasa yang kamu pupuk tanpa sadar. Kamu membuatku semakin kagum tanpa kau melakukan apapun. Rasa suka ku meluap sama seperti yang lain. Klise! Tapi aku sendiri tidak mau munafik dan bersaksi pada tuhan bahwa aku membencimu. Atau bahkan menafikan perasaanku untuk mengelak tidak.

Where I StandDonde viven las historias. Descúbrelo ahora