-1- Mermaid?

90 1 0
                                        

"Gue pengen kita berempat pergi kemah ke hutan deket danau?" Kata Adya Waranggana. Ucapannya membuat Zapran menjatuhkan snack yang sedang ia makan, Prama yang sedang asyik menonton pun melirik ke arah Adya dengan mengernyitkan dahi sedangkan Radhithya asik dengan novel nya.

"Maksud lo danau yang katanya banyak mermaid-nya?" Tanya Zapran. Dengan sebal memunguti snack yang berserakan di lantai.

"Lo percaya putri duyung itu ada? Andai ada pun itu di laut, bukan di danau Zandut!" Adya tertawa geli mendengar pertanyaan Zapran.

"Jangan ngerusak nama gue Ad," sahut Zapran kesal.

"Gue setuju Ad," kini Prama angkat suara.

"Tapi kan gaada yang berani kemah disana" ucap Zapran

"Emang disana ada apaan sih, ada vampire? Andaikan ada pun pasti lo yang jadi sasaran nya, secara darah lo banyak" kata Prama sengena nya.

"Tapi kita emang harus percaya sih sama yang kaya gitu, gimana kalau sebenernya makhluk mitologi kaya gitu emang nyata dan mereka ada di sekeliling kita kan?" Kini Radhit yang angkat suara

"Lo banyak baca novel Dit" sahut Adya

"Tapi kalau ternyata mermaid itu sebenernya ada di danau itu gimana?" Tanya Zapran bergidik.

"Ya kalaupun ada, dia gamungkin kan jalan-jalan kedarat terus nakut-nakutin kita yang lagi kemah," timpal Prama, Adya menggeleng kan kepalanya mendengar penuturan Prama.

"Rasanya gue setuju deh, gue beneran penasaran sama makhluk yang kaya gitu" Radhit yang hobby membaca novel fantasi nya pun kini mulai terpengaruh.

"Lo berdua engga ikut nih, penakut!" Sahut Adya pada Zapran dan Prama.

"Gue engga takut, gue cuman males kemah aja" elak Prama.

"Gue gamau ah kalau ada vampire-nya" ucap Zapran bergidik

"Gue kan bilang 'andaikan ada' Zap," jawab Adya

"Kalau beneran ada gimana?"

"Udahlah Zap, lo ketakutan banget sih, nanti kalau ada lo bilang aja darah lo pahit" jawab Prama sengena nya

"Lo juga penakut Pram," timpal Zapran

"Gue bukan penakut, kalau gitu oke gue ikut Ad," sahut Prama terpaksa

"Oke sip, kalau lo Zap yakin engga mau ikut, lo bakal disini sendirian selama kita kemah, lo denger ga kalau di komplek kita itu ada...." Adya sengaja menggantungkan kata-katanya

"Ada apaan?"

"Engga Zap, gue engga mau nakut-nakut in lo ah"

"Oke-oke gue ikut, seengganya kalau bener disana ada vampire gue bakal bilang kedia kalau kalian lebih enak daripada gue," kata Zapran kesal

Mendengar penuturan Zapran membuat tiga temannya tertawa geli, jelas saja vampire itu tidak ada itu hanya makhluk mitologi.

"Yaudah, lusa kita berangkat, sekarang mendingan kita istirahat" ucap Adya beranjak dari kursi diikuti Prama dan Radhit.

"Bentar Ad!, gue tidur bareng lo yah please" Zapran memohon pada Adya.

"ENGGA!" jawab Adya

"Sama lo gimana Pram?" Kini Zapran memohon pada Prama, Prama pun menggeleng tanda tak mau.

"Kalau lo D...." belum sempat Zapran memohon pada Radhit, Radhit sudah lari terlebih dahulu kedalam kamar dan menguncinya. Adya dan Prama saling pandang dan menaikan kedua alis mereka masing-masing lalu mengikuti jejak Radhit.

(Im) PossibleWhere stories live. Discover now