13

7.1K 735 46
                                    

Seminggu sudah kejadian itu berlalu. Dan selama 5 hari sebelumnya, Iqbaal tak henti-hentinya meminta maaf di dm. Namun,tetap sama Allie tidak membalas satu pun dari 78 pesannya.

Iqbaal berdecak kesal ketika melihat pesan terakhirnya yang ia kirim 2 hari lalu dan tak kunjung mendapat balasan.

"kenapa,Baal?" Tanya Zidny yang tiba-tiba duduk di sebelahnya. Iqbaal berjengit kaget, "eh? Zidny,gapapa kok." Jawab Iqbaal.

"kalo ada apa-apa cerita aja," Ujar Zidny. Iqbaal mengangguk, "aku kesana duluan ya? Daahh,Zee." Pamit Iqbaal.

Zidny hanya mengangguk lalu tersenyum, 'dia nyembunyiin sesuatu. Aku tau itu.' Pikir Zidny

****

"Allieeeee!!" Teriak Sarah dengan suara toa cemprengnya. "Apasih?" Balas Allie sebal karena suara sarah mengalahkan suara musik dari headsetnya.

Sarah nyengir, "nonton konser 5sos yuk." Ajaknya. "hah? apaan?" Tanya Allie.

Sarah berdecak sebal, "ish! makanya,kalo ada orang ngomong tuh didengerin!" Sarah mencopot satu headset dari telinga Allie.

"ayo.kita.nonton.konser.5sos." Ulangnya. "males ah,gapunya duit. Kata lo waktu itu mahal." Tolak Allie.

Sarah tersenyum misterius, "najis tau ga,Sar? Senyum lo serem," Tukas Allie. "tebak dong,gue dapet apa?" Tanya Sarah sok misterius.

"dapet cinta,gatau lah." Balas Allie cuek. Sarah menunjukkan dua buah tiket konser 5SOS di depan mata Allie, "lah? nyolong darimana lu? atau jangan-jangan lu ngepet ya? wah duit haram nih!" Curiga Allie.

"heh somplak! ya engga lah! Gue dapet hadiah dari om gue,dia ngasih gue 2 tiket. Karena lo sahabat gue,yaudah gue ngajak lo." Jelas Sarah.

Allie hanya mengangguk-angguk, "yaudah deh,mumpung gratis. Dapet tiket apaan lu?"

"festival,berdiri. Gapapa lah ya?" Tanya Sarah meminta persetujuan Allie. "untung gue sahabat lo ya,Sar. eh,tunggu-tunggu bukannya festival itu sekitar 3 jutaan?" Tanya Allie lagi

Sarah mengangguk, "EH ANJIR. OM LO BAIK AMAT. Festival berdiri deket panggung bukan sih?" Tanya Allie memastikan.

"kayaknya iya deh,gapapa kan?" Tanya Sarah. "seloo,paling ntar kalo gue ga bernyawa itu artinya gue keinjek-injek ya, Sar." Canda Allie.

"eh,jangan gitu dong. Tai lo," Balas Sarah. "HAHAH gak lah,lo kira gue norak apaan. Dulu kan pas one direction gue juga liat." Jawab Allie.

"Iqbaal nonton ga tuh?" Tanya Sarah. Allie mengangkat bahunya, "gatau,bilangnya sih mau nonton." Jawabnya.

"dm lah bego,lo kan udah difollback. Dongo banget sih,kalo ikut kan siapa tau bisa ketemuan." Usul Sarah.

"please deh ya, Iqbaal itu satu dari ratus ribuan umat manusia yang nonton bahkan kayaknya jutaan kali. Mana bisa ketemu!"

"ah,lo suka gitu deh. suka pesimis duluan, siapa tau bisa ketemu? Siapa tau Iqbaal nonton ada di belakang atau samping lo?"

Allie hanya memutar bola matanya malas,ya begitu lah Sarah orangnya sangat optimis dan berpendapat bahwa semua impiannya bisa jadi kenyataan. Lain dengan Allie, ia lebih realistis dan ya gampang pesimis.

Wattpad ✖ idrTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang