"Ma, besok kita jadi ke Animal Nation Park 'kan?" Tanya gadis kecil berusia 3 tahun seraya menyisir rambut Barbie kesayangannya.
Andrea hanya tersenyum simpul seraya mengelus lembut rambut putri kecilnya, "Jadi kok, Sayang. Tapi nunggu ayah pulang dulu ya,"
Ekspresi gadis itu berubah, "Kalo nunggu ayah pasti gajadi, hih." Gadis itu berdiri dan menghentakkan kedua kakinya kesal. Ia pun berlari menuju kamar kakaknya.
Disisi lain, Andrea hanya menatap punggung gadis kecilnya itu dengan perasaan merasa bersalah. Ini sudah kali ketiga ia mengecewakan gadis kecilnya karna Mahen --suaminya-- jarang memiliki waktu untuk keluarga.
Sungguh, Andrea sangat merindukan suaminya. Sudah 5 bulan ini ia tidak pulang hanya karna pekerjaan yang mengharuskannya tinggal di Jepang. Andrea pun memberanikan diri untuk mengambil ponselnya, berharap telfonnya kali ini diangkat. Dengan hati-hati ia menekan Call pada layar ponselnya.
Tuuuut...
Angkat Hen walaupun cuman bentar, batin Andrea.
"Halo,"
Andrea sontak melebarkan matanya. Suara itu, suara yang sudah lama tidak ia dengar. Astaga, dia sangat merindukan suara itu. Tanpa sadar, air matanya sudah menggerumbul di kelopak matanya, bersiap untuk lepas landas.
"Sayang? Kamu gapapa?"
Satu tetes cairan bening itu telah jatuh bebas dipipi kanannya.
"Mahen kamu kemana aja? Aku kangen kamu."
Suara serak Andrea membuat laki-laki disebrang sana mengerutkan dahinya.
"Sayang, jangan nangis. Aku disini, maaf aku nggak sempet hubungin kamu karna..."
Kata-kata Mahen menggantung, membuat perasaan Andrea khawatir. Ada apa dengan suaminya?
"Karna apa?" Tanya Andrea ragu.
Terdengar suara laki-laki menarik nafas panjang, seolah ragu akan kata yang akan ia ucapkan, "karna aku.....aku bangkrut, Sayang."
"Ha?"
Hanya kata itu yang mampu diucapkan Andrea. Bagaimana bisa perusahaan besar seperti itu bisa bangkrut dengan mudah. Sebenarnya apa yang terjadi.
"....aku minta maaf, Mr. Otoshi ternyata nipu aku. Saham yang aku milikin ludes semuanya. Mungkin lusa aku akan pulang,"
Ada perasaan sedih saat mendengar perusahaan yang suaminya dirikan mulai dari nol itu bangkrut, namun ada perasaan senang saat mendengar suaminya akan pulang. Entahlah ini rumit.
Andrea yang sedari tadi terpaku dengan kalimat Mahen pun akhirnya angkat bicara, dengan air mata yang masih menggenang di matanya. "Aku akan nungguin kamu, cepet pulang, Sherra marah-marah terus gara-gara nggak jadi ke ANP. Takecare, Honey. Aku ngerti kamu butuh istirahat. I love you,"
Mahen terkekeh, "Ya ampun. Tapi jangan bilang anak-anak ya kalo aku mau pulang. You know me so well baby. Okay, i love you too. See you soon, darl."
Sambungan pun terputus. Andrea meletakkan ponselnya di meja. Tak lama kemudian, terdengar suara tangisan bayi, Andrea pun dengan cepat berlari kearah kamar bayi kecilnya.
"BIAR AKU AJA YANG GENDONG MA!"
Tiba-tiba laki-laki kecil yang berusia 5 tahun itu mengangkat tangannya, mengisyaratkan agar Andrea memberikan bayi kecilnya itu pada kakaknya.
Andrea pun berjongkok agar laki-laki kecil itu bisa melihat wajah adiknya.
"Tuhkan langsung diem kalo Sendy pegang pipinya," kata laki-laki kecil itu dengan senyum lebarnya.
Tak berselang lama gadis kecil tadi ikut menghampiri Andrea.
"Abang nyebelin, masa aku ditinggal." Ia melipat kedua tangannya di dada dan mengerucutkan bibir imutnya.
Sedangkan laki-laki kecil yang sibuk mengelus pipi adik bayinya itu hanya menjulurkan lidahnya. Gadis kecil itu menghentakkan kakinya dan keluar dari kamar. Membuat Andrea menggelengkan kepala.
"Tuh, samperin adik kamu, ntar tambah ngambek lo," kata Andrea.
Laki-laki kecil itu pun berlari ke kamarnya. Sedangkan Andrea kembali menidurkan bayi kecilnya di box bayi.
"Nicedream Baby Sonny. Lusa kita ketemu ayah. You must be happy, Sweetie. Jarang loh ayah pulang kerumah."
Tanpa sadar bayi kecilnya tersenyum dibalik tidurnya. Membuat Andrea semakin bahagia.
I miss you, Mahendra Arya Haidar.
==============
Akhirnya bisa apdet setelah long-hiatus. Maaf yg udah ngikutin maximum,cerita itu gue unpublished. sori yaa:')
Ini ada Criminals Error new edition. Ada sedikit perubahan dari ide pertama. So, hope u like it💘
YOU ARE READING
Criminals Error
Teen FictionAda dua hal yang tidak pernah Sherra duga sebelumnya; menjadi seorang kriminal dan jatuh hati kepada kakak dari target terakhirnya.
