Bisa dibilang aku kurang setuju dengan murid-murid (pada umumnya) di sekolahku. Kalau aku setuju, itu artinya sama dengan aku merestui nama baru untuk sekolah kami.
Celebrity High School.
Hah! Menggelikan!
Kuberi satu contoh, kebetulan yang ini masih hangat. Sebenarnya ada banyak, tapi dengar saja yang ini.
Hari Minggu lalu Randy tertangkap kamera dan disiarkan secara langsung di sebuah stasiun tv swasta dalam half time show di sebuah pertandingan basket nasional. Dia termasuk 1 dari 5 orang yang mencoba tembakan three points (mungkin dia cuma ingin masuk tv karena aku sama sekali tidak yakin dia bahkan bisa memasukkan satu bola dari garis free throw).
Pak Yoga sang guru olahraga yang melihatnya secara tidak sengaja (karena seekor lalat yang dipukulnya mati tergencet di layar tevenya), tepat di pagi hari berikutnya sudah menceritakan hal itu pada anak-anak yang sedang berolahraga.
Dua hari kemudian cewek-cewek di sekolah sudah mulai ramai membahas Randy. Bahkan gosipnya, kapten tim basket sekolah sudah mendekati Randy untuk bergabung dalam tim.
Dialah celebrity of the week di sekolah.
Aku tidak habis pikir kenapa mereka tidak membuat audisi saja. Seorang selebritis itu haruslah keren dan jelas.
Maksudku, harus jelas tentang apa yang dilakukannya.
Seperti Kak Liam contohnya.
***
YOU ARE READING
Sesuatu Itu
Teen FictionMakhluk indah rupawan itu tak lain dan tak bukan adalah Kak Liam. Di sekolah yang dipenuhi selebritis dadakan tak jelas, ada 1 fans yang selalu setia mendukungnya.
