-Vania pov
Nama ku Vania Haddid, umurku 16 tahun, aku bersekolah disekolah yang cukup terkenal dikota ku. Nama sekolah ku adalah senior high school tunas raya, atau bisa dibilang SHSTR. Sekarang aku sudah menginjak kelas 2 sma, dan hari ini adalah hari pertama pada semester ini.
•••••
Aku berjalan menyelusuri koridor yang ramai akan murid yang sedang mencari kelas nya masing masing. "Huh!, dimana alien tengil yang satu itu?!" tanya ku pada diriku sendiri. Lau dari kejauhan aku melihat si alien tengil tersebut sedang berlari kearah ku dengan gayanya yang urak-urakan. "Hey baby girl, kau mencari ku?" kata sibodoh itu dengan cengiran khas nya. Aku hanya memandang nya datar dan berkata, "dari mana saja kau Mr.horan?" lalu dia hanya cengar cengir seperti orang gila sambil membentuk jari nya seperti bentuk v. Dasar niall, kataku dalam hati. Ya, dia niall horan. Sahabat ku sejak umurku 6 tahun, pertama kali aku bertemunya saat aku terjatuh dari pohon mangga di samping lapangan basket yang ada dikomplex perumahanku, lalu dia menolongku berdiri dan memberi sapu tangannya kepada ku. Ah, aku rindu niall yang sangat perhatian pada ku, bukan berarti sekarang niall tak perhatian lagi dengan ku, sekarang dia itu sang- Tunggu kenapa kita malah membicarakan niall situkang makan itu? Abaikan bagian tersebut.
•••••
Setalah melihat mading selama 7menit untuk mencari dimana kelasku, akhirnya aku menemukan dimana kelasku, yaitu 11 ips 3, aku berada dinomor 24, lalu aku melihat lihat lagi nama nama yang akan menjadi classmate ku. Yatuhan! Si niall bodoh itu ada diurutan yang nomor15, kenapa aku sekelas lagi dengan situkang makan idiot itu. Sebagai informasi, selama masa sekolah ku sejak kelas 1sd, aku selalu satu sekolah dengan niall, dan parahnya lagi kami selalu sekelas, kurasa dia menyogok guru untuk selalu sekelas dengan ku. Lalu aku melanjutkan melihat lihat nama teman sekelas ku, dan aku berhenti disatu nama yang membuat jantungku hampir copot(lebay). Justin bieber. Ia berada dinomor 9, bagaimana bisa aku tak melihat namanya tadi! Oh, ini akan sangat menyenangkan, aku merasakan pipi ku mulai memanas, aku langsung memegang pipi ku. Entah sejak kapan niall sudah berada didepan ku dengan tatapan bingung nya. Aku yang melihat itu hanya dapat salah tingkah. "Ada apa dengan mu?" kata niall sambil melihat ku dengan tatapan geli. "A-aku tidak apa apa!" niall hanya menganggukan kepala. Aku dapat bernapas lega karena niall tidak curiga dengan gelagat ku. Mungkin peringkat ku akan turun semester ini karena tidak fokus belajar dan selalu memperhatikan justin. Matilah aku..
TBC...
KAMU SEDANG MEMBACA
strange {J.B}
Cerita Pendeksaat kau mencintai seseorang yang bahkan tak mengenal mu. "aku mencintainya sejak lama, tapi aku hanya dapat melihat dari kejauhan." -vania haddid "aku merasa selalu ada yang mengawasi ku dari jauh, tapi aku tidak tau siapa dia." -justin bieber
