Sinar matahari menembus jendela kamar belvi,dengan uring-uringan belvi bangun dan berjalan kekamar mandi.tidak ada yang berbeda,semua masih berantakan.
"Papa belum pulang?"tanya belvi
"Belum bel"
"Udah di telepon?"
Amel menggelengkan kepalanya lemah.belvi yang berdiri tidak jauh dari amel berdecak kesal melihat tingkah ayahnya yang aneh.
"Udah lah ma.. mama ga usah mikirin papa"kata belvi penuh emosi
Namun amel hanya diam sambil mengaduk santan dalam panci.
"Belvi berangkat ma"
"Ati-ati ya"ucap amel pelan.
---
"Belvi mana sih? Kok belum dateng? Padahal bentar lagi udah mau mulai"tanya rio jengkel.
"Sorry gue telat"kata belvi ngos-ngosan
"Lo kesini naik..."tanya rio dengan nada menebak
"Gue lari,jam di kamar gue mati jadi ya salah jam deh"
"Minum gih biar suara lo ga ngos-ngosan"ucap owen sambil menyodorkan sebotol mineral
"Thanks"tanpa basa-basi belvi langsung membuka air mineral itu dan meminumnya hingga setengah botol.
Belvi mulai mengatur nafasnya pelan-pelan
"Mari kita sambut band... fabulosly"sambut sang MC heboh.
Riuh tepuk tangan pun terdengar,apa lagi anggota dari band fabulously memiliki tampang yang sangat enak di pandang.
Suara gitar mulai terdengan disusul ketukkan dram,belvi mulai menyanyi dengan suara merdunya.semua murid terlihat sangat menikmati permainan musik dari mereka.
Setelah lagu blank space selesai semua penonton serempak berteriak "lagi..lagi..lagi"
"Aduh gimana dong ni?"tanya belvi pada rio
"Aduh.. lo bisa nyanyi lagu hingga akhir waktu gak?? "
"Bisa sih,tapi kan kita belum latian?"
"Udah lo nyanyi aja"ucap rio sambil memberi aba-aba kepada anggotanya
"Oke..kalo gitu band kita bakal bawain lagu satu lagi buat kalian hingga akhir waktu"
Semua penonton bersorak ria.alunan lagu yang lembut mulai terdengar di telinga apa lagi di padu dengan suara merdu belvi.semua penonton terhanyut dengan permainan mereka.
Semua penonton bertepuk tangan dan berteriak histeris ketika band fabulously selesai membawakan dua lagu.
"Thanks guys,gimana kalo kita makan-makan?biar owen yang tlaktir dia kan anaknya pengusaha"ucap gerry di belakang panggung sambil menaik turunkan alisnya
"Aaaa gue setuju tu" jawab yang lainnya
"Njir.. giliran tlaktiran aja lo ngajuin nama gue"ucap owen sambil mengacak-acak rambuy gerry yang tertata rapi.
Belvi hanya tersenyum melihat tingkah teman-temannya
"Lo ikut kan bel?" Tanya david
"Kayanya engga deh, gue mau balik soalnya"tolak belvi
"Yaahh cecannya anggota fabolusly ga ikut" goda rio
"Apaan sih lo pada,udah ya gue balik dulu"
"Ati-ati bel" kata rian dengan nada menggoda.
Belvi hanya tersenyum dan berjalan meninggalkan mereka semua.
---
"sebenernya lo gimana sih sama si belvi??"tanya rio membuka percakapan
YOU ARE READING
love or hurt (?)
Teen FictionKamu pasti tau aku berbohong bahwa aku tidak mencintai kamu.tapi aku terpaksa untuk mengungkapkan itu semua.semua kenangan yang pernah ada,akan aku simpan baik-baik.rasanya... aku berhasil melupakanmu dari hidupku saat aku lulus dari seragam putih...
