WARNING : Story ini adalah MUTLAK milik gw. So, dilarang keras untuk memplagiat/ meremake / mengambil ide/ mencuri alur dll, jika anda bukan seorang maling.
PS : Story ini gw repost setelah diedit dan direvisi beberapa part untuk keperluan gw menulis sequel-nya, THE CROWN. Jadi, yang suka silakan reread, biar anda tidak bingung dan bertanya-tanya nanti.
.
HAPPY READING
CHAPTER 2
'You are the dream in my life'
.
.
HONG KONG
BRUKKK......BUGHHH...PRANK...
"Argghhh...Hukk..Hukk..Ughhh.."
Suara tendangan, pukulan benda tumpul dan erangan kesakitan menggema di ruang bawah tanah yang sekarang berbau amis karena darah yang mengenangi lantai serta mengotori dinding ruangan luas yang penuh senjata dan alat penyiksaan itu. Aura ketakutan dan kematian tercium kuat dari sosok yang terkapar atau beberapa sosok lain yang berlutut tak berdaya sedangkan kobaran kemarahan dan kebencian menguar kuat dari namja bertubuh semampai yang sedang mengenggam pemukul besi penuh darah disatu tangan dan pedang panjang yang juga masih terus meneteskan darah segar ditangan lainnya.
"Eughh...Tol---ongg..Jann—gan.." erangan kesakitan itu hampir tak terdengar dari wajah yang membengkak dan hampir tak berbentuk itu, sosok yang terlihat mengenaskan itu terbatuk dan memuntahkan darah segar. Seluruh tubuhnya juga penuh luka sabetan pedang dan lebam karena pukulan benda tumpul.
Sosok itu sudah berusaha menghindari setiap amukan namja berambut merah yang terus menghajarnya tanpa ampun hingga terpojok disudut dinding. Tubuhnya sudah terlalu lemah untuk bergerak lagi. Matanya yang membengkak hampir tak bisa melihat, tapi dia tahu tidak ada seorang pun di ruangan ini yang akan menolongnya. Dia akan mati dengan keadaan mengerikan dan lama. Dia berharap ini akan cepat selesai karena neraka yang diciptakan sosok berang dihadapannya ini akan lebih mengerikan daripada dia mati seketika.
"Ikat dia di tiang itu! Siksa terus, jangan biarkan dia mati sebelum aku mengizinkannya! Kau akan sadar dengan siapa kau sedang berurusan!"
Baru beberapa langkah sosok dengan mata sedingin es itu berjalan menuju pintu ruang bawah tanah bersama sejumlah pengawalnya, tiba-tiba dia kembali berbalik dan memberikan perintah kejam yang membuat 5 namja yang masih berlutut langsung dilingkupi kengerian.
"Bunuh semua orang yang membantunya! Siapa pun!"
♥♥♥
KORUT – VILLA KIM
Tatapan Jaejoong menggeras dan dadanya terasa diremas kuat saat melihat kondisi menyedihkan namja bertubuh kekar itu. Penuh debu, kotor, punggung penuh luka bekas cambukan yang masih mengeluarkan darah segar dan wajah tampan itu juga sedikit ternoda darah dengan sudut bibir yang membiru karena pukulan salah satu prajurit saat dia melawan untuk diikat. Jaejoong merasa ingin menjerit keras melihat semua itu, tiba-tiba kemarahan memenuhi hati dan pikirannya. Dia akan membunuh prajurit yang telah mencambuk namja yang sudah diklaimnya ini.
Tidak ada yang boleh menyentuh apa yang sudah disukainya!
"Untuk apa tinju itu jika tanganmu sedang diborgol?" tanya Jaejoong ringan saat dilihatnya namja tampan itu memasang sikap siap bertarung dengan tinju dikedua tangannya. Lucu disaat dirinya saja hampir tidak dapat berdiri tegak.
YOU ARE READING
SAVE YOU...LOVE YOU
FanfictionComplete hanya di VERSI CETAK Cinta, intrik, kebohongan dan perjuangan untuk mencapai impian terindah dalam hidup. "Pisahkan dia dengan yang lain. Cambuk 50 kali!"/ Ini pertama kalinya Jaejoong merasa ingin menangis dan meraung dalam hidupnya. /"Han...
