𓂃˖˳·˖ ִֶָ ⋆🌷͙⋆ ִֶָ˖·˳˖𓂃 ִֶָ
<<Perjodohan dengan 6 Alpha>>
Blaze fire, anak satu-satunya dari pak Alexandra Nova, dia adalah omega tapi bukan omega biasa/pada umumnya
Dia adalah omega ber gen langkah, jadi pesona nya 4× lipat lebih banyak dari pada omega biasa, umurnya sudah 25 tahun tapi dia belum menikah
Banyak yang memperebutkan Blaze maupun cewe cantik ataupun cowo alpha tampan, tapi Blaze tolak semua, karena ia tau bahwa orang-orang itu tidak benar-benar mencintainya
Blaze adalah orang terkaya di kota, jadi banyak yang lebih mengincar harta/warisan daripada cinta, dan tentu hanya untuk nafsu lapar para alpha bejat
Sore itu, Pak Nova menatap Blaze dengan serius, dan tanpa basa basi, beliau langsung ke intinya
"Kamu papa jodohin ya, Blaze" –Nova
"What?! Serious dad? Tapi kenapa? Blaze bisa cari pasangan sendiri, yang tulus dan cinta, dan gak mau dengan cara jodoh jodohin gini, gak gak gak, Blaze gak mau pa"
–Blaze
"Jangan membantah Blaze, kamu udah 25 tahun, dan legal untuk menikah, lagian keluarga Alexandra butuh anak untuk turun temurun" –Nova
"Blaze gak mau, semua orang sama aja! Cuma ngincer harta kita pa!" –Blaze
"Percaya Papa Blaze, mereka beda dari orang orang seperti itu" –Nova
"Ck, yaudah ah iya terserah!" –Blaze
Pak Nova tersenyum puas, tapi Blaze baru menyadari sesuatu
"Tunggu... 'Mereka?' apa maksudnya pa?" –Blaze
"Oh, iya ya... Jadi kamu gak cuman nikah sama satu orang Blaze" –Nova
"Hah?! Serius?! Berapa orang yang akan Blaze nikahin?!" –Blaze
"Hummm, 6?... Mereka kembar hehe" –Nova
Pak Nova hanya bisa cengengesan sana-sini sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal, sedangkan Blaze hanya menatap langit langit dengan pasrah
'Nasib nasib...' –Batin Blaze
Tak lama dari perbincangan mereka, tiba-tiba pintu depan terketuk dengan jelas
"Huh siapa?" –Blaze
"Nah, itu mereka Blaze" –Nova
"Wtf-.... Kok mendadak banget sih pa? Apa ini!" –Blaze
"Surprise dong Blaze~" –Nova
"Huwaa papa ihh!" –Blaze
(Skip saja langsung ke mereka setelah masuk)
"Nah jadi mereka adalah calon suami mu Blaze" –Nova
"Hm" –Blaze
Karena merasa kurang nyaman dan tidak saling kenal, sifat Blaze otomatis jadi cuek dan dingin, tapi bagi para 6 Alpha itu Blaze malah kelihatan menggemaskan
"Ish kenalan lah Blaze, jangan cemberut terus gitu" –Nova
"Eh gak apa apa om, biar kami dulu yang kenalin diri, kami siap nunggu samapai Blaze sendiri yang mau nerima kita" –?
"Aduh iya iya nak, maaf ya... Dia memang begini dari dulu" –Nova
"Gak masalah kok om..." –?
"Kalau begitu... Saya mulai duluan, Blaze, perkenalkan nama saya Gempa" –Gempa
"Kalau aku Taufan! salam kenal azeyy~" –Taufan
"Halilintar, salam kenal" –Halilintar
"Haloo blazyyy! Salam kenal! Aku Thorn! Hehe" –Thorn
Blaze cukup di buat heran sekaligus bingung dengan Alpha satu ini, bagaimana bisa dia jadi Alpha dengan sifat nya yang terlihat masih seperti bocil dan wajahnya yang sedikit imut? Tapi Blaze gak ambil pusing dan mengabaikannya
"Ice, senang bisa ketemu kamu" –Ice
"Dan aku Solar~ yang paling ganteng dan pinter daripada mereka semua~" –Solar
'Cuih, narsis' –Batin semuanya (kec Solar & Nova)
Tapi, semua tetap tertawa bersama dengan santai, dan lama kelamaan Blaze mulai merasa nyaman berada di dekat mereka, dan sesekali ia melirik/curi curi pandang salah dari mereka, dan saat eye contact Blaze langsung memerah malu dan membuang muka, membuat yang di tatap merasa gemas
(Skip, 2 bulan kemudian)
Nova menghampiri Blaze dengan senyum nya yang penuh harapan dan tentu kebahagiaan
"Blaze, besok kamu langsung nikah sama mereka ya" –Nova
Blaze yang sedang minum langsung tersedak sedak, wajahnya sedikit merah karena merasa ia belum siap
"Ihh, kok cepet banget sih! Blaze gak siap ihh!" –Blaze
"Ya harus siap, walaupun gak siap, udah gak ada penolakan, tata~" –Nova
"Papa!!" –Blaze
(Skip ae lah di hari pernikahan/besoknya aing gak ada ide :v)
"Apakah kalian berjanji bahwa akan mencintai istri kalian dengan sepenuh hati?" –Pendeta/Pastor
"Ya, kami janji!!" –All (kec Blaze)
"Dan kau, apa kau berjanji bahwa akan mencintai para suami suami mu?" –Pendeta/Pastor
"I-iya... Saya janji..." –Blaze
Lalu pendeta menyuruh mereka untuk mencium Blaze secara bergantian, saat sudah selesai berciuman semua orang yang berada di sana bertepuk tangan, ikut bahagia menyaksikan anak dari orang yang paling kaya itu sudah menikah
Setelah acara pernikahan telah usai, mereka bertujuh langsung pulang ke rumah baru yang sudah di beli atau lebih tepatnya bangun sendiri sih 🗿
Itu dari Nova, rumah yang sangat besar dan di penuhi oleh bunga bunga cantik, Tentu saja sebagai pencinta alam/tumbuhan Blaze & Thorn langsung kegirangan karena happy
Di dalam, mereka sedang menata nata perabotan rumah, butuh beberapa jam untuk menyelesaikan pekerjaan itu
"Huahh, capee~" –Blaze
"Sayang, kamu cape ya? Mandi dulu sama aku udah siapin air hangat" –Gempa
Blaze langsung tersenyum manis, membuat semua yang berada di sana tak kuasa menahannya, untung saja tidak mimisan
"Okeyy, makasih Gemmy!" –Blaze
Blaze berjalan sembari memberikan wink kepada mereka semua, dan saat Blaze sudah hilang dari pandangan, mereka semua serempak tersenyum miring/Smirk
"Okey, mumpung dia lagi mandi, kita bagi giliran untuk malper, setuju?" –Gempa
"Tapi gem, kenapa gak langsung bareng bareng aja? Aku kan pengen juga..." –Thorn
"Hey, dia pasti cape habis acara nikahan dan beberes rumah tadi, jadi ku rasa kalau dia langsung ngelayanin kita semua, kita malah nyiksa dia, jadi lebih baik giliran, okey thornie?" –Gempa
"Hmm, okey gemm" –Thorn
"Nah jadi begini, nanti malam aku dulu dan Taufan, malam besoknya, Gempa sama Ice, dan malam berikutnya yang terakhir baru Thorn dan Solar, gimana? Deal?" –Halilintar
"Deall!" –All (kec Halilintar)
𓂃˖˳·˖ ִֶָ ⋆🌷͙⋆ ִֶָ˖·˳˖𓂃 ִֶָ
Bersambung...
YOU ARE READING
Perjodohan dengan 6 Alpha
FanfictionHallo, selamat datang di book pertama aku, iya aku baru di sini, jadi kalau ada kesalahan dalam book ini, maafin akira ya 😌, sesuai judul dan cover nya kalian tau lah ya ini fandom apa 🤭🗿 oke kalau penasaran baca aja :) warning tipis tipis: -YAO...
