"Kita berduel sekali lagi. Kalau kau tidak bisa membunuhku, berarti kita menikah."
Sudah kuduga.
Zane tidak sehebat itu untuk melayaniku bertengkar.
Lima tahun tidak bertemu, dia belum juga berubah.
Masih merasa semuanya bisa diselesaikan dengan kedamaian.
Masih merasa hidupnya yang sedemikian lurus tidak terendus sebagai kemunafikan.
"Aku kembali bukan untuk jadi muridmu lagi. Tapi aku tidak keberatan jika kau masih ingin kupanggil 'Guru'."
Zane menatapku dari atas bukunya yang penuh coretan mantra suci.
...
Tunggu.
Bukan.
Bukan suci.
Pendapatku tentang sesuatu yang suci telah berubah drastis sejak aku meninggalkan perguruan manusia untuk belajar dengan iblis.
Saat ini, bagiku yang suci adalah semua hal yang Zane sebut sebagai kejahatan.
Jangan salah.
Aku masih ingat pelajaran di kelasnya.
Aku masih ingat bagaimana ia mendidikku, memarahiku, dan merawatku saat sakit.
Aku juga tidak akan menyangkal jika dia pernah menyelamatkanku dari tengah kobaran api saat aku berusia sepuluh tahun.
Meski ternyata, semua tindakan heroiknya saat itu hanyalah wujud arogansi seorang pemuda berusia tujuh belas tahun yang berusaha mengesankan kepala perguruan.
Hebat.
Bertahun-tahun aku diasuh oleh orang yang menumpahkan darah orang tuaku sendiri.
Zane memang hebat.
"Evan, kenapa lima tahun lalu kau pergi tanpa pamit, dan pulang-pulang kau justru menantangku duel karena aku menolak kau ajak menikah?"
Kutatap mata Zane yang dulu terasa sangat teduh.
Lima tahun bersamanya sebagai murid sempat membuatku bodoh.
Dulu aku percaya ia baik.
Dan cantik.
Sekarang, bagiku, dia cuma cantik.
Kucoret anggapan lamaku bahwa dia baik.
Zane bukan orang baik.
"Evan, kalau kau pulang karena sesuatu hal mengingatkanmu pada perguruan ini, katakan keperluanmu padaku. Aku akan membantumu untuk mendapatkannya. Kau tak perlu menekanku atau mencoba untuk menikahi gurumu."
Lenganku bersilang.
Zane, seperti kebiasaannya dulu, terlalu mudah menyimpulkan.
"Kau guruku?" Aku menyeringai. "Kata siapa kau guruku?"
"Evan..."
ESTÁS LEYENDO
Before Hell Burned | HeeHoon | Valter ⚔️
Fanfiction"Kita berduel sekali lagi. Kalau kau tidak bisa membunuhku, berarti kita menikah." Seorang anak diselamatkan oleh gurunya dari peristiwa kebakaran yang membuat hidupnya sebatang kara. Sepuluh tahun kemudian, karena percaya sang gurulah yang sengaja...
