Konoha belum benar-benar pulih.
Bekas retakan masih membelah beberapa ruas jalan. Bangunan-bangunan yang runtuh ditopang balok kayu sementara, dan hampir setiap sudut desa dipenuhi suara palu, gesekan kayu, serta shinobi yang mondar-mandir membawa material bangunan.
Perang telah berakhir.
Madara telah dikalahkan. Kaguya disegel. Mugen Tsukuyomi dilepaskan.
Dunia seharusnya terasa lebih ringan.
Namun di dalam Rumah Sakit Konoha, tidak ada yang benar-benar terasa seperti kemenangan.
Koridor dipenuhi pasien. Beberapa tempat tidur bahkan terpaksa diletakkan di lorong karena kamar sudah penuh. Bau antiseptik bercampur darah dan obat memenuhi udara.
Sakura berdiri di depan sebuah wastafel, mencuci tangannya untuk kesekian kalinya hari itu.
Air mengalir melewati jemarinya.
Merah muda pucat.
Sisa darah seorang shinobi yang baru saja ia operasi perlahan menghilang.
"Sakura."
Suara Shizune membuat Sakura menoleh.
Perempuan itu berdiri beberapa langkah di belakangnya dengan setumpuk berkas di tangan.
"Kau belum istirahat sejak pagi."
Sakura mematikan keran.
"Aku baik-baik saja."
"Kau bilang begitu empat jam lalu."
"Karena empat jam lalu aku juga baik-baik saja."
Shizune menghela napas.
Jawaban keras kepala seperti itu terlalu mirip Tsunade.
Dan itu bukan pujian.
"Ada pasien terakhir untukmu."
Sakura mengeringkan tangannya dengan kain bersih.
"Siapa?"
Shizune terdiam sesaat.
Hanya sepersekian detik.
Tetapi Sakura menangkapnya.
"Shizune-san?"
"Ruang pemeriksaan tujuh."
Sakura mengernyit.
"Namanya?"
Shizune menyerahkan sebuah berkas kepadanya.
Ketika Sakura membaca tulisan di bagian paling atas, jemarinya berhenti.
Uchiha Sasuke.
Tidak ada apa pun yang terjadi selama beberapa detik.
Tidak ada napas tercekat.
Tidak ada wajah memerah.
Tidak ada langkah terburu-buru.
Sakura hanya menatap nama itu.
Nama yang pernah ia tulis berkali-kali dalam pikirannya selama bertahun-tahun.
Nama yang pernah membuatnya tersenyum tanpa alasan.
Nama yang pernah membuatnya menangis sendirian di bangku taman.
Nama seorang anak laki-laki yang pernah menjadi rekan satu timnya.
Nama seorang missing-nin yang pernah hampir membunuhnya.
Nama seseorang yang baru beberapa hari lalu bertarung bersamanya untuk menyelamatkan dunia.
YOU ARE READING
Where You Return
FanfictionSakura berhenti memintanya untuk tinggal. Dan untuk pertama kalinya, Sasuke mulai mempertanyakan mengapa hal itu mengganggunya. Setelah Perang Shinobi Keempat, Sasuke pergi untuk mencari penebusan sementara Sakura mulai membangun hidup yang tidak la...
