Dalam pencarian pelaku teror yang belakangan mengganggunya, Pandu bertemu Aria di puncak keparahan terornya. Dia adalah murid dengan peringkat terendah di SMA Nawasena yang nyaris dikeluarkan. Ia juga dirumorkan menyogok sekolah untuk menyelamatkan...
Dalam pencarian pelaku teror yang belakangan mengganggunya, Pandu bertemu Aria di puncak keparahan terornya. Dia adalah murid dengan peringkat terendah di SMA Nawasena yang nyaris dikeluarkan. Ia juga dirumorkan menyogok sekolah untuk menyelamatkan masalah akademisnya. Lalu bagian terbaiknya, gadis itu kini menjebaknya untuk menjadi pacarnya.
Demi mengupas tuntas kecurigaannya, ia terpaksa menurutinya. Tetapi, masalah mereka jauh lebih rumit dari yang ia kira.
⋇⋆✦⋆⋇
Lighters of Memories by elusifrasa
"Kalau satu kejadian, dua kejadian, bisa dianggap kebetulan. Kalau lebih dari itu, pasti ada sesuatu, kan?"
"Memang seharusnya begitu. Kebetulan kan cuma buat orang-orang yang beruntung. Orang yang kurang beruntung harus bergerak lebih banyak."
⋇⋆✦⋆⋇
Aria Araditya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lo mau tahu? Gue beneran mau keluar dari sekolah ini. Tapi sayangnya nggak bisa. Gue cuma kepikiran cara yang agak ekstrim."
⋇⋆✦⋆⋇
Pandu Maheswara
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Gue bener-bener nggak paham sama cara hidup lo. Bener-bener fantastis."
⋇⋆✦⋆⋇
Catatan:
Karya ini adalah sepenuhnya fiksi dan diperuntukkan bagi pembaca yang sudah memenuhi usia 16 tahun ke atas. Cerita ini akan menyinggung berbagai permasalahan remaja yang cukup sensitif, mencakup isu masalah mental, bullying, trauma, masalah keluarga, dan lain-lain. Tulisan ini dibuat dengan sudut pandang para tokoh. Jadi, harap pembaca dapat menyikapinya secara bijak.