~'Prolog: Tapak Kaki'~

17 3 0
                                        

Dunia ini telah berubah. Sebuah ketenangan duniawi kini telah berubah menjadi mimpi buruk massal. Sebuah musibah yang kini disebut sebagai Abyss telah merengut ketenangan para manusia. Mereka datang tanpa diundang dan pulang dengan merampas seluruh hak manusia.

Banyak yang mati karena musibah ini. Tak sedikit pula yang kehilangan segala hal hanya karena musibah sepele yang makin membesar ini. Kehilangan harta terkadang lebih baik daripada nyawa. Namun tak dapat dipungkiri bahwa sebuah harta tak kalah penting daripada nyawa.

Mereka yang telah mendapat berkah abyss akan terpilih untuk menjadi Abyss Warrior yang akan membantu umat manusia melawan Abyss hingga akhir. Sebanyak 65% populasi sungguh beruntung dapat memilikinya. Kurang lebih 30% populasi lainnya harus kehilangan nyawa. Sementara 5% sisanya merupakan populasi yang beruntung karena tak memiliki berkah namun masih bisa hidup.

Dampak lain dari musibah ini adalah munculnya sebuah penyakit bernama Nygroma Syndrome - sebuah penyakit yang menyerang siapapun yang tubuhnya tak mampu menerima paparan energi Abyss yang berlebihan. Penyakit ini membuat penderitanya merasakan sakit yang teramat ketika mulai terinfeksi atau mulai meluas. Penyakit ini membuat penderitanya tak bisa mati kecuali karena penyakit itu sendiri. Ketika telah mencapai organ vital, seperti otak atau jantung - maka berakhirlah hidup penderita itu. Penyakit ini menyebar dengan cepat melalui kontak fisik. Oleh karena itu, sebisa mungkin untuk tidak menyentuh penderitanya.

Oleh karena musibah ini, manusia yang mendapat berkah membagi diri menjadi tiga bagian: Abyss Warrior, Med Unit, dan Central Order.

Abyss Warrior adalah para penerima berkah berupa kemampuan menyerang atau bertahan, baik jarak jauh maupun dekat. Med Unit adalah unit kesehatan yang membantu korban penyakit Nygroma Syndrome dan korban kerusakan lingkungan. Mereka juga mengurusi jasad-jasad yang ditemukan. Kemudian ada si komandan, Central Order, yakni sang pemberi perintah dan arahan dari pusat. Mereka yang memiliki berkah berupa kemampuan pengamat dan keahlian strategi akan di tempatkan disini.

Namun tetap saja. Meski para manusia telah membentuk unit mereka sendiri untuk melawan Abyss, tetap saja ada manusia yang berada di pihak Abyss dengan bergabung dengan para monster. Para monster itu bermunculan dari dunia Abyss atau hanya sekedar mutasi dari jiwa manusia yang tak tenang. Monster ditingkatkan berdasarkan kesulitan dalam mengalahkan dan seberapa buruk efek yang akan didapat. Mulai dari level F hingga level S+.

Hingga kini, ada banyak pengkhianat yang berkeliaran. Semakin banyak monster yang bermunculan, makin banyak pula korban jiwa dari seorang Abyss Warrior dan para manusia penerima berkah lainnya. Oleh karena itu, sebuah perubahan yang dilakukan oleh para pemimpin dunia dijalankan. Yakni bagi mereka yang terbukti mampu, maka akan ditempatkan di barisan depan untuk melawan Abyss.

Disinilah seorang pemuda baik hati nan manis akan menunjukkan eksistensinya di dunia dengan memasuki pasukan Abyss. Dengan sabit besar bermodalkan teknologi buatannya, dia mampu bersaing bersama mereka yang menjadi pemilik berkah.

Orang itu tak kenal ampun di antara atasan maupun bawahan. Kemampuannya dalam bertarung tak perlu dipungkiri. Senyuman mautnya terkenal hingga ia disebut The Smilling Executioner. Ketika dia datang, cukup patuh dengan dirinya. Maka kamu akan selamat.

Tetapi hal itu akan berbeda bila telah mencapai atasan yang diakuinya. Dia akan bersikap manis dan patuh. Para atasan itu menyebutnya Sang Anjing Yang Patuh. Pemuda itu tak marah, dia hanya akan diam dan melakukan tugasnya.

Tak hanya atasan, pemuda itu tentunya memiliki orang kepercayaan dan keluarga. Dia adalah orang yang selalu mencari belas kasih dari seorang Ketua Divisi Lapangan - Tuan Raviel, dan Ketua Regu 1 divisi lapangan - Alexander. Mereka adalah seorang ayah dan seorang kakak laki-laki dari pemuda tersebut. Namun sayang, dia tidak dekat dengan keduanya.

Pemuda itu tumbuh dalam lingkungan dimana sesuatu akan didapat berdasarkan hasil. Maka tak jarang bila korban jiwa berjatuhan karena menentang dirinya. Meski begitu, beberapa rencana dan sarannya terbukti berhasil dan efisien. Sungguh, terbuat dari apa otaknya itu? Hingga memiliki pikiran yang begitu dahsyat sekaligus mental yang berbeda dari yang lain.

Perjalanannya yang tak memiliki sedikit pun berkah membuat dirinya banyak diremehkan. Bahkan sang kakak dan ayah merendahkannya. Hal ini menjadi pendorong untuknya demi sebuah perhatian meski hanya beberapa menit atau detik.

Semakin tenang senyumannya, maka semakin mencekam hawa yang ia buat. Lebih baik engkau diam dan dengarkan dia sebelum nyawamu lah yang tak akan selamat. Tak lebih dari sekedar pemain cadangan, kehidupan mu tak akan dipedulikan olehnya. Hidup adalah pilihan. Tetapi bertahan adalah sebuah anugerah yang diberinya pada siapapun yang melawannya.

...

Sesosok bayangan laki-laki bertubuh kurus memasuki ruang rapat. Di jaket merahnya tertulis nama dan jabatan nya. Tak lupa sebuah senjata berupa sniper yang ia bawa di punggungnya. Dia duduk dan berkata, "mari mulai rapatnya."

[To be continued]

AETERNUMStories to obsess over. Discover now