We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Bab 1 First

12 1 0
                                        

Haii, kamu, iyaa kamu, keren yaa, kamu anak perempuan pertama yang selalu bertanya 

"siapa yg bisa denger keluh kesahku, aku bisa ga ya?" 

dan nyatanya kamu udah melewati banyak hal. Semua yg rasanya mustahil berhasil kamu terjang.

Namun, kamu masih merasa sepi? Gapapa sepi itu pasti, tapi aku mau apresiasi lagi soalnya walaupun kamu merasa kesepian kamu ngga berhenti dan ngga mencoba untuk mengambil jalan yang salah.

Aku menulis ini bukan karena anak pertama adalah anak yang paling tersakiti di keluarga, no, bukan. 

Aku menulis ini, untuk aku baca sendiri dan gimana rasanya jadi anak pertama dari point of view aku sendiri, dan ngga bermaksud untuk memihak atau menyalahkan pihak lain. 

Kalo kalian mau baca silahkan, kalo kalian ngga mau juga aman, is not problem guys.

Untuk kamu, perempuan hebatStories to obsess over. Discover now