We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

si bodoh

3 0 0
                                        

aku melihat dia, perempuan bodoh yang sekelas dengan ku itu duduk dikantin sendirian, terlihat menyedihkan. namanya sahana dia pendek, kurus tapi mukanya agak berisi. bagaimana aku tidak memanggilnya bodoh, presentasi di depan kelas saja dia kaku, menjawab pertanyaan tidak bisa, dan selalu terlihat bingung.

dia beranjak dari tempat duduknya, membawa sebungkus nasi di tangannya. aku penasaran kegiatan apa saja yang dilakukan si bodoh ini, kelas hari ini selesai siang hari jadi aku punya banyak waktu lenggang. si bodoh itu berjalan keluar kampus aku masih mengikutinya dari kejauhan sambil mengendarai motor ku pelan-pelan. dia keluar dari area kampus aku terus mengikutinya, sektar 6 menitan dia berjalan dimasuk ke dalam salah satu kos yang ada di sekitar kampus.

"owh jadi ini kos si bodoh ini" omong ku setrlah mengetahui kosnya, aku baru tau kalau dia sehari-harinya berjalan kalau kuliah.

besok waktu dia presentasi, aku tidak sabar menantikan tampang bodohnya didepan kelas.

dan benar, dia terlaihat kaku dan banyak diam ketika presentasi dimulai, dia bahkan banyak diam saat presentasi, dan terbata-bata dalam memjelaskan, sungguh bodoh dan menghibur.

"ben, nanti malam jadi keluar kan?" fendi teman kelas sekaligus setongkrongan ku ini menepuk bahu ku sambil bertanya, menghiraukan presentasi membosankan itu.

"iya, jam 8 jemput gur ya" balas ku.

kuliah semester 2 ini aku sungguh menjalaninya dengan kesenangan

bintang gemerlap malam ini sangat cocok untuk pergi jalan-jalan.

saat keluar dari area kampus, aku melihat sahana si cewek bodoh itu tengah dimarahi di depan tempat makan, aku melihat dia dimarahi habis-habisan mungkin pemiliki tempat makan tersebut, duuh aku jadi kasihan, sudalah dia ini bodoh, sekarang kena masalah juga.

hari demi hari ku lalui seperti biasanya, hingga aku mendapati aku sekelompok dengan sahara, ini pertama kalinya aku punya tugas kelompok dengan dia. nasib sudah mungkin kali ini aku akan punya tugas double.

sore setrlah kelas kelompok ku langsung mencari tempat untuk mengerjakan tudqs tersebut.

saat semua sudah berkumpul, dia datang terlambat. bisa-bisanya orang ini datang terlambat, pantesan dia itu bodoh.

kita mulai kerja kelompok

cerpen kuStories to obsess over. Discover now