pagi ini sudah cerah, pukul 7 pagi untuk mulai beraktivitas seperti biasa.
"kak saya bisa beli keduanya"
"maaf kak, tapi ini paket pasangan yang punya syarat berfoto terlebih dahulu, jadi kita memerlukan dua orang untuk ini" penjaga kasir tersebut masih tersenyum manis
"INI DISKRIMINASI TERHADAP KAUM JOMBLO KAK!"
gadis dengan rok di atas lutut, dengan kaos oversize merah muda, serta kalung dengan liontin strawberry di lehernya senada pada gelang dan sepatu pitih yang ia kenakan.
gadis itu terlihat menunduk merasa kecewa hingga pita yang ia kenakan jatuh salah satunya.
"cari uang hilang?" gadis itu mendongakkan kepalanya menatap seseorang yang baru saja memberikan ia sebelah pita berbentuk strawberry nya yang tadi terjatuh dari ikatan rambutnya.
"kecewa" gumaman gadis itu membuat nya memberhentikan langkahnya
"jangan terlarut, mending cari solusi"
ucapan itu membuat sang gadis mengangkat kepalanya
"kak!, gue punya ide tapi perlu lo!"
terkejut karena tiba tiba di tarik membuatnya hampir terjatuh
"kak!, pacar saya baru sampai!, masih ada kan?"
"hah pacar?"
lelaki itu membolakan matanya menatap gadis di hadapannya yang terseyum lebar
"lo gue culik dulu ya" ia mengedipkan sebelah matanya menatap lelaki yang ia gandeng masih dengan wajah terkejut
"silahkan berfoto di sebelah sini, menu nya akan di siapkan"
ide random dengan orang random yang ia pikirkan tidak jauh berjalan dengan lancar , hingga kini mereka berjalan keluar menenteng dua paperbag dengan dua foto di tangan
"sorry karena narik tiba tiba, dan makasih karena udah bantu"
gadis itu menyerahkan satu paperbag
"untuk gue?"
"lo udah bantu gue kak, ini hasil kerjasama kita tadi"
"makasih" lelaki itu terkekeh menerima paperbag biru itu dengan senang hati
"untuk foto nya , lo juga mau kak?"
"gue satu deh"
gadis itu menyerahkan salah satu foto yang tadinya ia pegang
"gue duluan , thanks" ia pun melangkahkan kakinya menjauh
"INGAT GUE KAK!, NANTI KALAU KETEMU LAGI GUE KASIH PERMEN!"
lelaki itu menggelengkan kepalanya terlekeh menatap tingkah gadis yang telah menjauh itu
"ajaib"
ia menunduk menatap paperbag yang ia pegang tersenyum tipis
"berasa di beli pakai dessert gue"
lain halnya dengan gadis yang kini di samping dinding toko lain tidak jauh dari cafe tadi , ia berjongkok menutup wajahnya yang memerah
"sebenernya gue malu" wajahnya seperti tomat segar hingga ke telinga
"dia ga sadar itu gue!" gadis itu mulai berdiri kembali , menatap foto yang berada di tangannya
"kak kael"
ia kembali berjalan santai di pinggir jalan itu , menikmati udara pagi nya
"rasanya ketemu di kota yang beda , perasaan juga bisa beda"
ia beralih pada taman di perempatan jalan tersebut untuk kembali mengambil sepedanya
"dia sebesar bangka" gadis itu masih saja mengingat seseorang yang pernah main dengannya
YOU ARE READING
couple package
Fanfiction"hazeleya ercylia" gadis yang baru sampai di kota itu sudah mengincar menu dessert yang akan di keluarkan bulan depan saat ia masih berada di kota sebelumnya. kali ini dia ga akan melewatkan menu yang ia nanti tersebut. "KAKK INI DISKRIMINASI TERHAD...
