01

59 4 1
                                        

              ***Happy Reading****

Seorang perempuan dengan gaun pengantin yang sangat indah dan mewah sedang duduk di kursi menghadap cermin...ia sudah resmi menjadi istri sah seorang lelaki pengusaha kaya raya dikota seoul korea selatan.

Kim Taehyung sudah resmi menjadi suami Jeongyeon perempuan yang sangat dia cintai sampai mati, sebaliknya Jeongyeon tidak mencintai Taehyung.

" aku sudah menjadi istri orang yang aku tidak mencintai sampai saat ini detik ini, hati aku sudah tertutup sama satu nama yang pergi meninggalkan aku tanpa alasan" batin Jeongyeon.

Sampai saat ini aku masih sangat mencintai dia yang meninggalkan aku tanpa alasan sehingga aku gak tahu dia ada dimana....tangan Taehyung melingkar di pinggang mungil istrinya dan kepalanya tenggelamkan di pundak istri tercintanya.

"aku sangat bahagia kita sudah menjadi satu dan terikat janji suci pernikahan sayang"ucap Taehyung sambil mencium kepala istrinya.

Jeongyeon melihat suaminya senyum bahagia di cermin."aku juga sangat sangat sangat bahagia menjadi istri kamu Tae"nangis Jeongyeon.

Taehyung melepaskan pelukan Jeongyeon dari belakang dan berjongkok kedua tangannya menghapus air mata yang jatuh di pipi istrinya.

"jangan mengais lagi sayang...hati aku sakit jika melihat kamu mengais!"lirih Taehyung sambil mengusap air mata Jeongyeon.

"aku mengais karena aku sangat bahagia dan bersyukur tuhan mengirimkan orang yang sangat sayang dan mencintaku apa adanya"ucap Jeongyeon sambil memeluk suaminya.

Didalam hati Jeongyeon dia sangat bersalah telah menyakiti hati Kim Taehyung secara batin dan fisiknya, tapi Jeongyeon juga gak mungkin pergi dari kehidupan Taehyung.

"maafin aku Tae.... Maafin aku belum bisa membalas cintamu karena aku masih sangat mencintai Park Jimin!"batin Jeongyeon mengais dalam pelukan suaminya.

"sudah jangan mengais lagi sayang entar cantiknya hilang loh"goda Taehyung sambil mengelus rambut istrinya.

Jeongyeon hanya tersenyum saat perhatian kecil yang membuat dia nyaman maka dari itu Jeongyeon menerima Taehyung menjadi kekasihnya selama 10bulan dan kita memutuskan untuk menikah, meskipun Jeongyeon gak ada cinta sedikitpun buat Taehyung yang sekarang menjadi suaminya.

"sekarang kamu mandi dulu biar cantik dan wangi. Aku mau pergi dulu mau beli makan untuk diner kita sayang"ucap Taehyung mencium kening Jeongyeon.

"aku gak bisa hidup tanpamu sayang! "ucap Taehyung sambil mencium bibir istrinya sebentar lalu pergi.

"aku kira pacaran selama 10bulan bahkan menikah sama Taehyung bisa melupakan Jimin tapi gak bisa move on dari dia. Jimin selalu muncul dalam pikiranku dan hati ini masih punya Jimin"ucap Jeongyeon sambil melipatkan kedua tangan ke dadanya.

...........

15menit kemudian Jeongyeon keluar dari kamar mandi dan dia mencari suaminya seisi kamar hotel.

"Tae belum pulang"ucap Jeongyeon.

Kriuk... Kriuk... Kriuk....

"lapar! Aku lupa dari pagi belum makan"ucap Jeongyeon sambil pegang perutnya yang keroncongan.

Jeongyeon mengambil hp nya dan duduk di kursi lalu meng scroll foto Jimin.

"kamu di mana? Aku kangen sama kamu, aku rindu kamu sayang"ucap Jeongyeon sambil mencium foto Jimin lewat layar hp nya.

"aku sangat mencintaimu Park Jimin!" Jeongyeon sangat bucin sama Jimin.

Ceklek........

Terdengar suara pintu terbuka Jeongyeon segera mematikan ponsel lalu meletakkan di kursi, Jeongyeon tahu pasti itu Taehyung yang datang segera dia menghampiri suaminya.

"maaf sayang pulang malam"senyum Taehyung sambil menaruh kantong di atas meja.

"gak papa Tae"senyum Jeongyeon.

"aku membawa hadiah buat kamu"ucap Taehyung sambil menyodorkan setangkai bunga mawar.

"astaga! tangan kamu kenapa Tae? ko berdarah?"kaget Jeongyeon sambil pegang tangan suaminya.

"kupetik bunga mawar ini dengan tanganku sayang"ucap Taehyung.

"ya tuhan, Tae jangan membahayakan dirimu sendiri bisa gak she! udah tahu duri nya tajam masih saja memetik bunga ini untukku!"khawatir Jeongyeon sambil meniup niup tangan suaminya yang luka.

"demi istriku aku rela terluka, bahkan mati pun aku rela sayang!"gombal Taehyung.

Plak.... Satu pukulan kecil mendarat di kepala Taehyung.

"jangan gombal" ucap Jeongyeon mencari kotak p3k.

"aku gak gombal sayangku!"ucap Taehyung melingkarkan tangan di pinggang istrinya.

Jeongyeon membalikan badan menatap wajah tampan suaminya tanpa berkedip.

"kamu terpesona yah melihat wajah tampan aku sayang?"goda Taehyung sambil mengedipkan mata kirinya.

"iya iya iya" kalau Jeongyeon tidak mengiyakan ucapan suaminya pasti dia akan ngegombal terus.

"sini aku obatin luka kamu"ucap Jeongyeon sambil membuka kotak p3k.

"gak usah sayang ini cuma luka kecil"tolak Taehyung.

"hanya cuma luka kecil Tae! kalau ini gak diobati nanti infeksi lukanya ngerti gak she!"bawel Jeongyeon sambil kasih obat merah pada lukanya lalu menutupi dengan hansaplast.

"makasih sayang"ucap Taehyung sambil mencium kening sang istri.

"sama-sama"ucap Jeongyeon sambil menaruh kotak p3k di atas meja laci.

Jeongyeon mengambil pulpen dan menarik tangan kanan suaminya lalu menggambar 😊 senyum di lukanya.

"gambar apa she sayang?"ucap Taehyung sambil melihat gambar yang bikin istrinya.

"lucu"senyum Taehyung.

Jeongyeon kembali menarik tangan kanan suaminya dan mencium,mengusap,meniup niup telapak tangan suaminya yang luka terkena duri bunga mawar.

"beruntungnya aku mendapatkan istri seperti Yoo Jeongyeon udah cantik,sangat perhatian sekali"ucap Taehyung sambil menatap wajah cantik istrinya.

"kamu kan suamiku pasti aku perhatikanlah"ucap Jeongyeon sambil pegang kedua tangan Taehyung.

"apa kamu udah mulai cinta sama aku sayang?"ucap Taehyung penasaran.

DEG....

Jeongyeon melepaskan kedua tangan Taehyung, dia sangat kaget saat Taehyung bilang "apakah kamu udah mulai cinta?" Jeongyeon gak mungkin memberikan cinta untuk suaminya karena dia sangat mencintai Jimin. Raga Jeongyeon memang milik Taehyung tapi hati, cintanya milik Park Jimin.

"Jeong ko kamu melamun? Jawab pertanyaanku sayang?"ucap Taehyung penasaran sambil menatap sang istri.

"aku...aku....kriuk!!! kriuk!!! aku sangat lapar Tae"ucap Jeongyeon sambil memegang perut keroncongan.

"ayok Tae kita makan"ajak Jeongyeon.

"gua tahu Jeongyeon belum bisa mencintaiku sampai detik ini! Gua jadi penasaran siapa mantan Jeongyeon sehingga belum bisa move on dari dia! Gua harus cari tahu siapa mantan dari istriku!"batin Taehyung nyamperin istrinya.

"Tae, besok pagi kita pulang kerumahku atau rumahmu?"ucap Jeongyeon sambil Santap makanan.

"kita pulang dirumahku"ucap Taehyung.

Jeongyeon hanya mengangguk anggukkan kepalanya tanda setuju.

"sayang, sebelum tidur kita malam pertama yuk!"ajak Taehyung sambil mengedipkan sebelah mata.

Uhuk....uhuk....uhuk... Jeongyeon tersedak makanan.

"hati hati sayang kalau makan"ucap Taehyung sambil kasih minum air putih.

"aku belum siap malam pertama sama Taehyung! cari alasan apa yah untuk menolak ajakan Taehyung"batin Jeongyeon sambil minum air putih.

"maaf Tae aku belum siap untuk malam pertama karena aku sangat capek sekali"tolak Jeongyeon secara alus.

"iyah sayang padahalkan aku udah kebelet untuk malam pertama! gagal dech"kecewa Taehyung sambil mengacak acak rambutnya.

Bersambung........ 

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 29 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Cinta Masa LaluStories to obsess over. Discover now