first meet

88 5 1
                                        

Sebelumnya biar ku kenalkan dulu namaku, aku adalah Alwania Lovely Salsabila, ini tentang ku dan dia yang pernah menjadi bagian penting dari hidupku, yaitu Mylan Verna.

Hari ini adalah Senin pertama bagi para anak SMA angkatan 27 melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Aku sebagai anggota OSIS hanya bertugas menjadi panitia di tribun, menjadi panitia seperti ini wajar jika membuat ku memperhatikan anak anak baru itu dengan baik.

Semua nya berjalan lancar seperti pada biasa, hari hari MPLS di isi dengan tingkah unik dari anak anak baru itu. Dan hari itu juga membuatku melihatnya untuk pertama kali. First meet with her.. dia yang ga pernah ku sangka akan menjadi bagian penting dalam hidupku meskipun tidak dalam waktu lama.










Hari hari berlalu sekarang anak anak baru tersebut sudah mulai mengikuti organisasi dan ekstrakulikuler sekolah. Sebagaimana mestinya kini osis pun sudah mempunyai anggota baru yang akan menjadi penerus anggota OSIS angkatanku.

Kegiatan hari ini adalah Latihan Kepemimpinan Dasar yang harus di lakukan oleh para anggota OSIS baru. Di meja itu, love sedang memandang buku yang berisi gambaran miliknya, ia merasa bosan karna di kegiatan ini tidak diperbolehkan membawa handphone.

Tanpa love sadari, ternyata ada seorang adik kelas nya yang berdiri di belakangnya. "Kakak suka oline juga?" Love mendangakkan kepala nya, menatap adik kelas nya dengan terkejut.

"Oline? Kamu tau Oline, Mylan?" Tanya love dengan kebingungan, pasalnya ia jarang sekali berjumpa dengan fans JKT48 di lingkungan sekolah, jadi ini lah pertama kali nya ia menemukan siswi yang menurutnya bisa di jadikan teman membicarakan hal kesukaan.

"Iya aku tau"

"Kamu mau liat?" Mylan menatap Love dengan terkejut, karena Love menyodorkan buku tersebut tanpa ragu.

"Boleh kak, pinjem ya" begitu buku tersebut berada di tangannya, ia menatap setiap detail dari goresan pensil itu.

"Jelek mi, Aku ga pinter gambar manusia, aku cuma pinter gambar benda benda lain, bahkan hewan pun aku susah buat fokus gambarnya"ucap Love.

"Tapi ini bagus kak, ya meskipun ga ada muka nya sih kak".

Love terkekeh mendengar ucapan Mylan tersebut "hehe kan ga boleh gambar yang bermata, jadi aku ga gambar muka nya dia".

"Iyaa deh kak"

Setelah nya tak ada perbincangan lagi, karena Mylan sibuk membuka halaman lain buku tersebut, sedangkan love sibuk mengamati Mylan yang selalu menunjukan wajah terpukau nya, seakan akan gambaran yang tak ada artinya bagi love itu adalah sebuah gambar unik yang Mylan sukai.

Sepulang sekolah, kegiatan eskul menanti mereka. Sebagaimana kegiatan yang mereka ikuti, love dan Mylan berada di dalam satu ekstrakulikuler yang sama. Mereka sama sama mengikuti Ekstrakulikuler Palang Merah Remaja.

Namun tak banyak lagi interaksi di ekskul hari itu, hanya sebuah kejailan yang love lakukan.

"Waww Mylan kamu punya ini?" Love menarik sebuah photocard dari casing handphone milik Mylan, love benar benar terkejut ketika melihat fotocard Feni JKT48 terpajang jelas disitu.

"Iya punya ku"

"Buat ku ya mi?"

"Eh jangann" dengan cepat, Mylan menarik handphone nya kembali dan menunjukkan wajah kesalnya. Sedangkan love, ia hanya terkekeh karna senang bisa menjahili adik kelas nya itu.

"Mi.. temenin ke kelas yok"

Suara siswa laki-laki itu membuat Mylan dan love mendongakan kepala mereka bersamaan.

Siswa tersebut adalah teman dekat Mylan yang bernama lucky. Mungkin sebagian orang akan melihat mereka berdua sebagai pasangan, namun bila di amati lebih baik lagi, kepribadian Mylan dan lucky seperti tertukar. Mylan jauh lebih gentle daripada lucky yang slay, bahkan terkadang perkataan lucky lebih pedas daripada cewek cewek julit.

"Tapi.."Mylan menatap Love dengan perasaan tidak enak.

"Kak love, pinjem dulu ya Mylan nya ya, nanti lucky balikin kok"

Love hanya tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban. Melihat anggukan dari love, lucky langsung menarik Mylan dan membawanya pergi begitu saja.

"Aneh banget, kenapa mukanya dia gitu coba, kan lucky yang ngajak pergi"





















Beberapa hari berlalu, interaksi Mylan dan love semakin sering terjadi, dan hal itu menambah kedekatan mereka. Sampai suatu hari, ketika mereka baru saja selesai melakukan rapat OSIS, Lucky dengan keasbunannya mulai memancing hal aneh di antara para anggota OSIS.

"Kalian berdua pacaran ya?" Tanya lucky tiba-tiba dengan tatapan menyelidik kepada Mylan dan Love.

"Apaan sih, engga ya ky" jawab love dengan cepat.

"Gausah deketan terus kak makanya, kayak orang pacaran"

Sontak anggota OSIS lainnya yang mendengar menjadi semakin terkejut, tetapi beberapa dari mereka juga tampak tak peduli, karna lucky memang selalu asbun.

"Diem ky, ku tonjok ya nanti" ucap Mylan.

"Udah ah yuk mi, kita beli mie ayam"

Lucky berjalan mendahului Mylan, dan untuk beberapa detik berharga itu, Mylan menatap Love dengan khawatir, pasalnya love saat ini terlihat sangat kesal karna ulah Lucky.

"Bilangin temen kamu, kalo mau asbun liat sikon"ucap Love pada Mylan dengan penuh penekanan.

Bukan Mylan yang pergi duluan, melainkan love yang meninggalkan Mylan, karna teman dekat love sudah menjemput love sejak tadi, tidak.. lebih tepat nya teman love tersebut menunggu love selesai rapat.

"Waa lama nyaa, kamu tau ga.. aku udah keliling kelas 10, kelas 11, aku juga nyampe di kantin udah abis mie ayam tau"

Love menggeleng sembari terkekeh, temannya itu memang sangat unik, selain humoris dia juga sangat baik kepada Love. Seperti saat ini, ia rela berkeliling sekolah hanya karna bosan tak ada love di sisinya, karna saat ini juga sekolah sedang tidak ada pelajaran, masa masa menjelang event sekolah seperti ini lah yang murid-murid sukai.

"Maaf yaa binbin, adik sibukk"jawab love dengan santai.

"Don't call me binbin please my name is Bina"ucap Bina dengan wajah cemberutnya.

"But you call me alwa, padahal orang lain udah cantik manggil Love"ucap Love.

"Sok cantik dek kamu mahh"ucap Bina sembari mempercepat langkah kakinya.

"Ishhh tungguu dongg"dengan cepat Love menyamai langkah Bina, tak sulit bagi Love untuk mengejar Bina, pasalnya 2 langkah bagi Bina adalah 1 langkah bagi Love.

Love berjalan menyusuri koridor sekolah sembari menggandeng Bina dengan erat, mereka berjalan santai dan terkadang berhenti untuk bergabung mengobrol dengan murid lain yang mereka kenal, lebih tepatnya murid yang di kenal Bina jumlah nya lebih banyak daripada murid yang Love kenal.

"Bin.. aku mau cerita" ucap Love kala mereka benar benar sampai di depan kelas.

"Apa? Mylan?"

Tentu sama love terkejut dengan ucapan Bina, bagaimana temannya itu tahu padahal Love belum mengucapkan apapun tentang Mylan.

"Tadi Lucky ngomong ke aku, tiba tiba dia bilang.. katanya kak temen kakak kayak pacaran sama temen ku"ucap Bina.

Mendengar itu Love menjadi semakin terkejut, ia tak menyangka lucky akan menceritakan hal seperti kepasa bina dalam sekejap.

"Ish itu padahal lucky sendiri yang asbun pas bubar rapat, liat aja nanti aku suruh Mylan ngomongin lucky"

"Tapi kamu emangnya suka sama Mylan?"

"...."










________________________________
Sorry ini ranah story nya author, bukan soal JKT48 lagi, maaf yaa yang ngira ini cerita baru soal JKT48, tapi ini cerita author sama dia.. kalian bisa skip kok

for herStories to obsess over. Discover now