[Sistem Diaktifkan]: Selamat Datang, Nona Brielle!

133 53 3
                                        

‎Malam itu sunyi, hanya suara gesekan alas kaki gadis itu yang memecah keheningan jalanan aspal yang lembap.

‎Langkahnya terhenti saat matanya menangkap sesuatu yang tidak biasa. Sebuah buku bersampul kulit merah maroon dengan ukiran emas yang tampak berpendar redup di bawah temaram lampu jalan.

‎Aura misterius yang memancar dari buku itu seolah memanggilnya. Tanpa pikir panjang, ia memungutnya dan membawanya pulang.

‎Sesampainya di kamar, ia langsung tenggelam dalam baris demi baris kalimat. Awalnya, cerita itu terasa seperti novel remaja biasa──tentang cinta dan persahabatan. Namun perlahan, elemen fantasi dan sihir mulai mendominasi.

‎Tanpa terasa, halaman terakhir tertutup saat fajar hampir menyingsing. Rasa kantuk yang hebat menyerangnya, membuat dunianya perlahan menjadi gelap.

‎Saat matanya itu terbuka kembali, langit-langit kayu berukir rumit menjadi pemandangan pertama yang menyambutnya.

‎Kepalanya terasa berat, seolah baru saja dihantam ribuan fragmen memori yang bukan miliknya.

‎"Di mana... ini?" gumamnya lirih, suaranya terdengar lebih lembut dan asing di telinganya sendiri.

‎Tiba-tiba suara mekanis yang jernih bergema tepat di dalam kepalanya.

‎[Sistem Diaktifkan. Proses Sinkronisasi Jiwa:100%.]

‎Gadis itu tersentak duduk, menatap sekeliling kamar luas yang kental dengan nuansa klasik Eropa abad pertengahan. "Siapa itu? Siapa yang bicara?"

‎[Selamat datang, Nona Brielle. Anda kini berada di dalam dunia novel 'The Last Grimoire'.
Status anda saat ini: Tokoh Figuran─Anak dari keluarga Count yang akan gugur pada bab ke-empat.]

‎Jantungnya berdegup kencang. Ia ingat nama itu. Brielle adalah karakter sampingan yang bahkan tidak memiliki dialog penting, yang tewas saat pemberontakan pertama pecah.

‎"Tunggu, jadi aku masuk ke dalam buku semalam? Dan aku akan mati?!" tanyanya dengan nada panik, menatap telapak tangannya yang kini terlihat lebih halus dan putih.

Namun, saat matanya menangkap sebuah cermin yang memantulkan penampilannya──rupanya ia masih dalam wujud yang sama seperti di dunia asalnya.

‎[Benar. Namun, sistem akan membantu anda mengubah takdir.]

‎Gadis itu menarik napas panjang, mencoba menenangkan gemuruh di dadanya. Ingatan asing tentang tata krama bangsawan dan dasar-dasar sihir mulai tersusun rapi di otaknya.

‎Ia bukan lagi sekedar pembaca, ia adalah bagian dari papan catur ini.

‎"Apa misi utamaku?" tanyanya dengan tatapan yang kini mulai menajam.

‎[Hanya satu misi utama, Nona. Yaitu, Bertahan Hidup Hingga Akhir Cerita.]

‎Ia tersenyum tipis, sebuah seringai kecil yang tidak pernah dimiliki oleh karakter Brielle yang asli. "Baiklah. Kalau ini adalah permainan bertahan hidup, aku akan pastikan aku tidak akan mati di bab empat."






To Be Continued ~

The Story Smuggler's Destiny Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora