Matahari bersinar diatas biru nya langit.
Cahaya nya yang tajam menembus jendela sebuah kamar didalam mansion berdiri bak istana ini.
Didalam kamar berwarna abu2 tersebut seorang pemuda masih menggulung tubuh dibalik selimut tebalnya.
Pemuda yang memiliki paras tampan rupawan dengan kulit putih, rambut hitam legam, bibir tipis pink cherry,netra berwarna coklat muda dan hidung yang mancung.
piip... piip... piip
Suara dering jam weker di atas meja akhirnya memecah keheningan.pemuda itu berdecih pelan lalu salah satu tangannya keluar dari bawah selimut untuk mengambil jam weker itu. Setelah beberapa detik meraba-raba jarinya akhirnya menyentuh permukaan kaca dingin jam weker yang menunjukkan pukul 05.00 pagi.
Ia perlahan menggubah posisi nya menjadi duduk dengan menyandarkan punggung nya pada headboard kasur lalu kembali memejamkan matanya.
Ghaviano kevindra cakrawala nama pemuda itu. ghavi merupakan putra bungsu dari keluarga cakrawala yang terkenal dingin, kejam, dan bengis.
Keluarga cakrawala juga memiliki kekayaan yang melimpah ruah. Perusahaan milik keluarga ini adalah perusahaan yang benar-benar besar dan berjaya sehingga Dapat menghasilkan jutaan bahkan triliunan rupiah.
Bukan hanya perusahaan keluarga ini juga memiliki kelompok mafia yang paling ditakut i dan disegani, cruel wolf itu adalah nama kelompok mafia dari keluarga cakrawala.
Cruel wolf Terkenal dengan kekejaman, kekerasan, dan kebengisan nya dalam menyiksa lawan nya atau siapapun yang berani berurusan dengan kelompok mereka. Bahkan mereka tak pandang bulu dalam menyiksa lawan nya entah itu laki-laki, perempuan, tua, muda , dewasa bahkan anak2 sekalipun.
Terlihat Ghavi masih bersandar pada headboard kasur sambil memejamkan mata nya. Wajahnya terlihat begitu damai dan tenang.
Ceklek
Terdengar suara pintu dibuka pelan, terlihat seorang pemuda tampan dengan setelan jas berwarna hitam dan kemeja navy sebagai dalamannya. Pemuda itu juga mengenakan celana panjang hitam serta sepatu pantofel berwarna senada.
Pemuda itu berjalan pelan menghampiri ghavi, tangannya terulur untuk mengusap lembut rambut hitam legam milik ghavi. Dan itu membuat ghavi membuka kembali netra milik nya.
Netra coklat muda ghavi bertemu dengan netra hitam milik pemuda tadi.
Pemuda itu bernama sagara Narendra cakrawala, ia adalah abang sulung ghavi sekaligus CEO di perusahaan SNC global corp .Perusahaan yang didirikan oleh sagara ini bergerak di berbagai sektor mulai dari energi, properti, hingga logistik internasional, yang menjadi pijakan utama kekayaan keluarga Cakrawala dan juga menjadi selubung bagi aktivitas kelompok mafia Cruel Wolf.
" Sudah bangun " Ucap sagara dengan senyum terukir di wajah tampan nya.
ghavi segera menepis kasar tangan abangnya itu.
" Hmmm apa mata mu itu buta? " tanya ghavi balik.
" jangan terlalu kasar adik kecil " jawab Sagara menampilkan senyum smirk nya.
" cepatlah mandi, lalu turun untuk sarapan " lanjut nya seraya mengelus rambut hitam lebam milik ghavi
ghavi segera menepis kasar tangan sagara, membuat sagara terkekeh pelan.
" bisakah abang berhenti bersikap manis pada ku ? aku muak bang " ketus ghavi bangkit dari tempat tidur nya lalu berjalan menuju kamar mandi.
mendengar hal itu sagara menghela napas panjang dan berlalu meninggalkan kamar ghavi.
.
.
Setelah beberapa menit melaksanakan ritual mandi nya, ghavi keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju walk in closet milik nya untuk berganti pakaian. Ia mengambil setelan seragam putih dan abu2 nya milik nya lalu memakai nya.
Tak lupa ia mengambil dasi abu2 yang tergantung rapi di hanger lalu memasang pada leher nya. Setelah itu mengambil jaket levis milik nya lalu memakai nya tak lupa ia juga menyemprotkan parfum pada area leher dan pakaian yang ia kenakan. Merapikan rambutnya sebentar lalu membawa langkah nya keluar dari walk in closet menuju kamar nya. Ia mengambil tas nya dan berjalan keluar menuju ruang makan.
.
.
Dimeja makan sudah ada 4 orang pemuda dengan seorang pria paruh baya ditengah mereka duduk tenang di kursi masing-masing.
YOU ARE READING
GHAVIANO
Teen FictionMenceritakan tentang kehidupan seorang pemuda bernama ghaviano yang merupakan putra bungsu keluarga cakrawala yang terkenal dingin dan kejam
