PROLOG 🩸

14 5 3
                                        

Gedung Lantai 2
Tidak ada yang pernah mengingat lantai dua.
Mahasiswa hanya naik sebentar lalu turun kembali.
Dosen jarang mengajar di sana.
Lampunya sering mati separuh.
Seolah bangunan itu... sengaja dibiarkan kosong.
Hari itu, satu pintu terbuka.
Seorang petugas menemukan tubuh di ujung lorong, tergeletak di antara bayangan dinding yang mengelupas. Tidak ada teriakan. Tidak ada saksi. Hanya sunyi yang terlalu rapi untuk disebut kecelakaan.
Kampus gempar.
"Barangkali terpeleset."
"Mungkin masalah pribadi."
"Bisa saja bunuh diri."
Semua penjelasan terdengar masuk akal. Terlalu masuk akal.
Di luar gedung, seorang mahasiswi berdiri dengan wajah datar. Tangannya memegang buku catatan tipis. Tidak ada gemetar. Tidak ada kepanikan.
Namanya crystal
Ia menatap jendela lantai dua seolah sedang menghitung sesuatu yang tak terlihat.
Bukan jumlah korban.
Bukan juga jarak jatuh.
Melainkan... urutan.

Author: lautyangtakdamai
Inspirasi by:My brain
12/01/2026

"GEDUNG LANTAI 2 "Stories to obsess over. Discover now