DUA GADIS KEMBAR

719 19 2
                                        

Bagi kebanyakan orang beranggapan memiliki anak kembar adalah sebuah keberuntungan. Dan ini lah yang terjadi pada keluarga Bapak Ben Chankimha dan Ibu Emma Chankimha.

Kelahiran gadis kembarnya memberikan warna sendiri dikehidupan mereka. Rumah yang tadinya cukup tenang namun kini terlihat berisik.

Freen Chankimha dan Freeya Chankimha adalah gadis kembar identik berparas cantik. Rambut kedua gadis kembar itu terlihat panjang dan berkilau. Mereka benar – benar mirip. Hanya ada satu pembeda dari mereka yaitu Freeya memiliki tahi lalat di bagian bahu tangan sebelah Kanan sedangkan Freen tidak.

Freen lahir sepuluh menit lebih awal dari Freeya. Yang artinya Freen adalah kakak freeya. Freeya sering sekali beranggapan Freen adalah bayangannya yang sempurna.

Hal yang menyenangkan memiliki saudara kembar adalah kamu bisa menjahili keluargamu atau teman dekatmu.

Kini Freen dan Freeya gadis kembar itu berumuran sekitar 16 Tahun. Mereka masih menginjak bangku sekolah di kelas 11 Sekolah Menengah Atas ( SMA ).

"Freeya ayo cepat kita bisa terlambat". Titah freen sedari tadi menunggu freeya yang sedang mengikat tali sepatunya.

"Freen, lihat ini. Ini susah aku nggak bisa mengikatnya". Adu Freeya yang masih berusaha mengikat tali sepatu namun tetap saja ikatan itu terlihat berantakan.

Freen melihat freeya pun segera membantu mengikat sepatu freeya. "Kamu memang tidak pernah akur dengan tali sepatumu itu freey".

"Hum, aku tau. Aku sudah bilang ke Bunda kalau aku nggak mau dibelikan sepatu bertali. Tapi bunda bilang biar gadis kembar bunda punya barang yang sama biar nggak berantem". Jawab Freeya.

"Bunda emang gitu masih aja nganggep kita gadis kembar yang apa apa harus punya barang yang sama. Padaha kita sendiri kadang malu pakainya".

"Akhirnya selesai. Ayo berdiri. Kita harus pergi sekarang".

"Terima Kasih Kakakku sayang". Teriak Freeya lalu mencium pipi Freen.

"Freeya!".

"Hehehe".

***

Disekolah.

"Hai girls, kalian baru datang?".

"Nam!".

"Yaampun dua gadis kembar ini, kompak banget sih".

"Hhehe... hari ini hari terakhir kita UAS nam. Jadi harus semangat!". Ucap Freen.

"Iya bener. Akhirnya bentar lagi libur panjang". Sambung Freeya.

"Emangnya kalian mau liburan kemana? Semangat bener. Kalau aku liburan kali ini mau ke malang. Kerumah keluarga papa".

"Kalau kita bakalan nginep di Villa kata papa disana banyak kebun teh, suasananya juga lebih tenang".

"ini mah liburan ala Freeya banget, ya nggak freen? Sebelum liburan pasti menghayal ketemu pangeran berkuda putih sedang berjalan ditengah kebun teh Hhahaha...".

"Nam! Mana ada ya aku kayak gitu". Freeya memalingkan wajahnya dihadapan Nam lalu menatap Freen dengan wajah cemberut seperti meminta bantuan.

"Hhaha.. yang dikatakan Nam itu benar adikku sayang, kamu nggak bisa nyangkal lagi". tangan Freen mengelus rambut Freeya.

"Terserah! aku mau masuk kelas sekarang". Freeya meninggalkan Nam dan Freen berjalan sendiri menuju kelas.

"Dia ngambek aja keliatan lucu freen".

BUKAN AKUWhere stories live. Discover now