Sesampainya Kianna dirumah, dia di sambut dengan wajah orang tuanya yang khawatir karna mendengar kabar bahwa dibandara sedang ada penyerangan brutal, dan pelakunya sedang di cari oleh kepolisian, tidak ada korban jiwa, namun tetap saja kejahatan harus diberantas kan?
Kianna bercerita dari awal sampai akhir kejadian yang terjadi dibandara, Namun dia belum bercerita bahwa yang menolongnya adalah Choi Seungcheol.
Dikamar, Kianna masih memegang jaz dan kartu nama milik Seungcheol, dia ingin sekali menghubungi nomer yang tertera disana, namun ragu. Tapi dia juga ingin berterima kasih karna Seungcheol sudah menolongnya tadi.
"Oke kianna, hubungi? tidak? hubungi? tidak? kalo aku hubungi apa akan diangkat? Aggggggghhh."
Kianna mengacak acak rambutnya pelan lalu diam sebentar seolah meyakinkan dirinya sendiri untuk menghubungi Seungcheol. Dia mengambil ponsel dari tasnya lalu mengetikkan nomer yang tertera di kartu nama itu.
"baiklah Kianna, kamu hanya akan bilang terima kasih, lalu matikan oke?" lalu Kianna menarik nafas pajang dan menekan tombol telpon.
Berdering 1, 2, 3-
"halo?"
Kianna diam takut menjawab, namun dia sangat ingin bicara.
"halo? baiklah saya matikan"
"EH JANGAN JANGAN DIMATIKAN AKU CUMAN MAU BILANG TERIMA KASIH" Teriak Kianna.
Lalu setelahnya hening selama beberapa saat. Pikiran kianna beradu antara malu tapi juga mau.
"bukan hanya kamu yang saya tolong tadi, tidak perlu berterima kasih"
"Aku juga mau mengembalikan jaz- tuttt
Panggilan dimatikan sepihak membuat Kianna kesal.
"Apa-apaan dia?" Kianna kesal, dia membanting handphone nya diatas kasur.
"Baiklah, dia pasti akan menyesal, lihat saja" Kianna berguman, lalu tak lama pintu kamarnya diketuk pelan oleh ibunya.
"Kianna, malam ini ikut keannu kepesta ulang tahun rekan bisnis dia, mama dan papa tidak bisa ikut dulu, karna ada pertemuan penting juga malam ini, jadi yang mewakilkan kamu dan Keannu,dan siapa tau bertemu jodoh disana." ucap ibunya sambil menggoda putrinya itu.
"Malas ma." Kianna jawab pelan sambil memejamkan matanya di kasur
"Yakin tidak mau? padahal disana ada rekan papamu yang masih lajang, keturunan korea dan matang, semua orang suka dia, hanyar saja dia tak mau menikah, entah kenapa." jawab ibunya
Kianna yang tadinya memejamkan mata dikasur langsung duduk mendengar ciri-ciri yang disebutkan ibunya tadi. lajang, keturunan korea, matang.
fiks dia Choi Seungcheol.
"Oke Kianna ikut, dress codenya apa?" tanya Kianna
Malam harinya.
Kianna turun dari mobil, menginjakkan kakinya di karpet merah yang disediakan untuk para tamu undangan. Tidak ada wartawan karna acara ini dilarang untuk memotret apalagi mewawancarai.
"Gandeng tangan aku." Perintah keannu
"gamau, kita bukan pasangan kak." jawab Kianna ketus
"gandeng saja agar terlihat baik, lupakan hubungan adik kaka kita yang sering bertengkar seperti tom and jery" jawab keannu
Kianna hanya bisa memutar bola matanya malas, lalu menggandeng tangan kakak laki-lakinya itu.
Mereka berdua masuk kedalam pesta itu, Pesta yang mewah namun elegan. Saat masuk mereka langsung disambut dengan pemilik acara, MR.TOM. bukan orang Indonesia namun tinggal dan berbisnis di Indonesia.
YOU ARE READING
Rich Husband
RomanceBagaimana rasanya menikah dengan orang kaya dan umurnya beda jauh dari kalian? Awalnya memang sulit untuk Kianna, karna sifat dingin Seungcheol, laki-laki matang berumur 31 tahun, Sedangkan Kianna perempuan berumur 21 tahun, umur yang terbilang cuku...
