Bandara Indonesia.
"Iya ma iya ini udah sampai, tinggal nunggu koper, bandara lagi rame banget, Kianna lagi ngusahain cepet juga, aku matikan dulu ya teloponnya, nanti ketemu dirumah, love you ma."
Kianna, perempuan berusia 21 tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikannya diluar negeri itu baru saja sampai di Indonesia. Sebenarnya dia malas untuk pulang lagi ke Indonesia, Karna ibunya pasti akan menjodoh-jodohkan dirinya, bahkan saat ditelpon pun kianna sering sekali di pinta untuk segera menikah. Namun otaknya tak sampai ke jenjang itu, dia tak sanggup membayangkan dirinya menjadi istri orang, apalagi sikapnya yang ceroboh, pemarah, pemalas, dan boros
Yang paling ditakutkan kianna saat menikah adalah mendapat suami yang pelit dan berpenghasilan seadanya. bukannya sombong atau terlalu pemilih, namun banyak orang diluar sana yang menikah hanya karna cinta, namun tak punya apa-apa setelahnya, lalu hubungan mereka tak lama. Kianna tidak mau seperti itu. Baginya pernikahan adalah hubungan seumur hidup, 1 kali untuk seumur hidup. bukan berkali-kali.
"Lama banget ya kopernya apa aku cari makan dulu? udah laper" guman kianna pelan.
Namun saat baru saja membalikkan badannya tiba-tiba ada suara tembakan entah dari mana.
DOR-
DORR-
Dua kali terdengar tembakan. Belum sempat Kianna mencerna semua itu tiba-tiba orang-orang berlari ketakutan, Kianna yang melihat semua orang lari juga panik dan ingin lari, namun tubunya terdorong lalu terjatuh di kerumunan orang-orang, Dia hendak berdiri namun tanganya diinjak bergantian oleh orang, Kianna meringis kesakitan, bukan hanya tangannya tapi kepala dan seluruh badannya terhimpit oleh orang-orang yang berlari, kianna tak sempat berdiri karna tak punya celah.
Saat semua orang sudah berlari menjauh barulah Kianna dapat berdiri, namun langkahnya teratih-atih karna tangan, kaki dan badannya terasa sakit. Baru 2 langkah berlari tiba-tiba terdengar satu tembakan lagi dan disusul suara kaca yang pecah, kianna menunduk dan menutup kedua telinganya dengan telapak tangan.
Orang-orang berteriak karna ternyata bunyi pecahan kaca tadi karna seseorang menembak lampu untuk hiasan bandara yang posisinya tepat diatas kianna menunduk sekarang. Kianna tak sadar itu, dia ketakutan. Semua orang tak perduli lagi, mereka lari. Ada beberapa yang sudah diselamatkan oleh tim kemanan, mereka panik dan meneriaki Kianna yang tak kunjung lari karna ketakutan.
Kiana hanya bisa pasrah, dia punya panic attack. Disaat seperti ini dia tak bisa apa-apa. Pikirannya sudah dipenuhi kematian, Apa hidupnya akan berakhir di bandara ini? itulah yang ada dipikirannya.
DOR DORRRR
Kali ini tembakan menuju rantai yang masih menahan lampu itu, satu tembakan lagi dipastikan lampu itu jatuh menimpa Kianna. Semua orang berteriak ketakutan, belum semua orang diamankan, karna petugas keamanan dibandara saat itu sedikit. orang-orang yang sudah diamankan oleh petugas berteriak menyuruh Kianna lekas menjauh, Kianna sadar itu, dia melihat keatas, kearah lampu yang sebentar lagi akan terjatuh itu.
Kianna sekuat tenaga ingin berdiri, namun baru saja dia berdiri satu tembakan dilayangkan lagi, membuat lampu itu hendak terjatuh.
DORRRR
BRAK-
Lampu itu terjatuh, semua orang berteriak. Namun anehnya Kianna bisa mendengar teriakan mereka, apakah dirinya hanya tinggal roh sekarang?? kenapa dirinya tidak merasakan sakit.
Kianna membuka matanya perlahan, didepannya ada seorang laki-laki yang juga menutup matanya seperti orang kesakitan, sepertinya laki-laki itu menarik Kianna tadi, lalu melindunginya. lalu laki-laki itu juga membuka matanya. mereka bertatapan selama 3 detik, lalu setelahnya bunyi pecahan kaca terdengar lagi, entah apa yang pecah.
YOU ARE READING
Rich Husband
RomanceBagaimana rasanya menikah dengan orang kaya dan umurnya beda jauh dari kalian? Awalnya memang sulit untuk Kianna, karna sifat dingin Seungcheol, laki-laki matang berumur 31 tahun, Sedangkan Kianna perempuan berumur 21 tahun, umur yang terbilang cuku...
