Hi, welcome to my first story (Nct Dream Edition). Happy reading, guys!
***
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
"Hidup gue tanpa udud apa jadinya."
– Jagapathi Jiwabrata.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
"Ralat. Harusnya, 'hidup gue tanpa Haikal apa jadinya'."
– Haikal Adipati Bimantara.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
"Tenang, damai. Gak bakal ada perang tiap hari kalo lo musnah."
– Raden Mas Jaevandra.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
"Itu salah satu wish list gue, 'Haikal musnah'."
– Renjiro Jayakarsa.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
"Lah lo nyontek punya gue bang? Kok sama wish list-nya?"
– Chandra Veena Cendana.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
"Tenang bang Kal, gue gak bakal bully lo. Asal bawain gue Bungeoppang se toko-tokonya."
– Jisaac Juvi Atmodjo.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
"Bisa diem ga? Gue lagi ngerjain skripsi."
– Raden Mas Jeevan Prakarsa.
"Yaelah, gak asik amat lo pada." Haikal memutar bola matanya malas, karena kerap menjadi bulan-bulanan di tongkrongannya.
Pria di seberangnya, Renjiro, melempar botol tepat di pelipis Haikal. "Matiin rokoknya, dongo! Jie sesek noh gara-gara lo!"
Haikal mengumpat kesal, lalu menatap Jisaac dengan tak bersalah. "Sesek kenapa lo? Asma lo kambuh apa gimana?"
"Otaknya di dengkul gue rasa," Jaevan memberi komentar, lalu ia mematikan puntung rokoknya. "Siniin punya lo."
Ia merebut rokok Haikal kasar, lalu nasib rokok tersebut sama seperti miliknya.
Mati, dan sang empu jelas tak terima dengan perlakuan Jaevan.
"WAH KAMPANG, UDUD MAHAL ITU WOI!!" Haikal melotot tak percaya, ia lantas mengejar Jaevan yang sudah kabur lebih dulu.
Chandra memijat pelipisnya sambil menggeleng. "Hadeh, kapan kita punya abang yang bener ya."
— To Be Continued —
ESTÁS LEYENDO
JAGAPATHI
FanfictionSemua orang pasti mengenal Jagapathi. Terutama para remaja di wilayah Jogja. Siapa yang tidak kenal dengan Jagapathi atau yang lebih akrab dipanggil Jaga? Sang leader 7Java Squad, yang sudah didirikan sejak dirinya masih menduduki kelas sembilan. Be...
