Prolog
“mama ga bisa paksa aku gitu dong!” decak seorang gadis yang berdiri di bawah tangga.
“ini demi kebaikan kamu! perjodohan ini sudah kita rancang sejak kamu dan zergan belum lahir, kalo kamu menolak. mama akan bubarkan wolf angel” ancam vinny
“ihh! harus banget di jodohin gitu!? nanti kalo vira kenapa napa gimana? lagian kita ga saling cinta mamaa!” zevira menghentakan kakinya ke lantai berulang kali.
“dengerin mama, kamu baru lulus tahun kemarin. sementara zergan? dia udah 23 tahun sayang, dia pasti bisa jagain kamu. soal cinta... nanti juga datang dengan sendirinya.” ucap vinny sambil memegang kedua bahu anak gadisnya.
“tapi kan vira masih mau nikmatin masa mudaa! ya kali tiap² harus vira cuma di rumah! ga mau ah”
“nurut atau wolf angel mama bubarin”
“ya ampun! JANGAN! yaudah iya!”
“ahahaha! nanti ga perawan lagi!!!” ledek bagas sambil menjulurkan lidahnya.
Zevira setengah melotot “tuh kan maa! kenapa ga ka bagas aja yang di jodohin”
vinny terkekeh pelan “ahaha, aneh kamu. Masa iya mama jodohin bagas sama zergan? mereka sama sama cowo vira... ada ada aja kamu, udah kamu nurut sama mama”
“di kira gue homo” sahut bagas, ia menarik sehelai rambut zevira. “aa! jangan di tarik anjir!”
Zevira merasa malam ini adalah malam yang sangat buruk untuknya. satu sisi ia ingin menolak, tapi vinny mengancamnya jika ia tidak mau di jodohkan maka vinny akan membubarkan wolf angel. tapi jika ia menerima perjodohan ini, maka ia harus tinggal dengan seseorang yang bahkan tidak ia kenali, apalagi cinta. sungguh pilihan yang sulit.
YOU ARE READING
LAST LOVE
Random"Jangan berharap" "idih! najis amat, gue juga ga sudi berharap sama kecubung got kaya lo!" Dari banyaknya pilihan, mengapa harus perjodohan?
