"SELAMAT ULANG TAHUN CIARA!!" sorak ramai seluruh keluarga
Berbeda dari perayaan ulang tahun sebelumnya, tahun ini Ciara genap berusia 24 tahun. Perayaan besar-besaran yang sangat megah.
Bahkan secara legal ada agenda minum alkohol yang tiada batas.
Semua mata menatap Senyum Ciara yang sangat hangat dan mata berbinar. Namun ada benerapa tatap mata yang tajam dengan senyum sinis.
"Sudah waktunya!"
"Ci, ini alamat villa nanti. Nanti ada yang jemput" ucap Zoya
"Emang villa kita beda ka?" Tanya Ciara
"Iya, gua sama Jordan dan Papa pisah. Lo enjoy ya Ci disana" senyum Zoya.
Mereka meninggalkan Ciara tergesa-gesa hingga mobil hitam berhenti di depan Ciara
"Ciara Anne Gavieno" sapa seseorang didalam sana
"Yy...yaa saya" ragu Ciara
Seseorang itu turun dan membukakan pintu
"Saya Elio" senyumnya
"Terimakasih El"
Mobil melesat sampai kesebuah 'Villa' yang lebih tepat disebut 'Rumah'
Ciara mengerutkan dahi, mulai mencurigai sesuatu hal. Saat mobil sudah terparkir sempurna disana, Ciara mencoba melihat keadaan di dalam sana yang cukup remang, tetapi ada cukup banyak orang.
"Kamu ga bawa pakaian " tanya Elio memecahkan lamunan.
"Oo..ohh engga El, saya hanya istirahat semalam saja disini. Besok pulang" ucap Ciara
"Semalam saja?" Bingung Elio
"Keluarga saya di Villa berbeda. Besok saya pulang bareng mereka" sambung Ciara
Elio tidak mau ambil pusing,segera membawa Ciara Masuk, dan bertemu dengan wanita. Wanita tersebut tersenyum puas sambil menatap lekat Ciara.
"Cantik!" Tukas wanita itu
"El. Antar Ciara ke kamarnya. Jangan di cobain dulu. Dia masih segel" ucap wanita tersebut membuat Ciara sangat bingung.
"Pasti,Madam." El berjalan diikuti Ciara.
Suasana di Rumah itu cukup aneh, banyak wanita berpakaian minim dan payudara yang besar. Membuat pikirannya semakin berisik.
"Maaf El. Kayanya saya salah Villa. Ini kaya Rumah... emm" ragu Ciara
"Bordil.." sambung Elio
"Ini kamar Ciara ya" lanjut Elio
"El..." panggil Ciara
Sambil masuk dan melihat setiap detail ruangan itu, cukup nyaman dan bagus. Tapi ada beberapa foto tidak senonoh.
"Biasain diri lo Ci" bisik Elio
"Ini baju-baju lo. Ini dalaman lo" ucap Elio sambil memegang Celana dalam dan menghirupnya dalam-dalam
"Tenang aja. Ini semua Madam beli Baru. Kecuali Bra,karena gua ga tau ukuran lo? " ucap Elio
Ciara menelan ludahnya kasar,mendengar ucapan Elio dan melihat tangan Elio memegang dalam sambil menghirupnya.
Elio mendekat,
"Biasa aja liatin gue, gua lebih suka yang abis lo pake kok." Bisiknya.
Elio mengunci Ciara dihadapannya. Mencium kening dan hidung Ciara, turun ke bibir dan melumatnya sebentar. Tangannya meraba payudara Ciara dan meremasnya sedikit.
"Oke gua tau ukuran bra lo" singkat Elio dan pergi meninggalkan Ciara yang masih mematung.
"Malam ini ga usah pake Bra Aja. Sisanya ada di lemari lo. Selain gua dan madam jangan dibuka, atau lo nyesel." El menutup pintu dan menjauh.
YOU ARE READING
LIAR [21+]
Short StoryWARNING 21+++ Banyak adegan, kata-kata yang tidak pantas "Sempit banget Ci,Padahal baru satu jari gue" bisik El "Balik ke kamar lo. Atau kita join mereka" El menarik Ciara ke kamarnya