PROLOG

7 2 0
                                        

Langit di atas Universitas Gurmatra Pakresa menggantung kelabu, seperti menyimpan rahasia yang enggan diungkapkan. Gedung-gedung besar berarsitektur kuno berdiri megah, tetapi kesunyian yang membekap sekitarnya membawa aura asing yang membuat udara terasa berat. Di balik keindahan ukiran dan simbol-simbol yang menghiasi tembok, tersimpan sesuatu yang lebih dari sekadar cerita lama.

Di sudut aula, bayangan-bayangan bergerak pelan, melesap dalam kegelapan, nyaris tak terlihat. Beberapa mahasiswa baru kadang merasa ada yang mengamati mereka, tapi ketika mereka menoleh, yang ada hanyalah pantulan diri mereka di kaca jendela atau tembok yang kosong. Kampus ini selalu tampak hidup di siang hari, namun ketika malam tiba, suasana berubah menjadi dingin, menyeruak ketidaknyamanan yang seolah-olah memperingatkan setiap jiwa untuk menjauh.

Hingga pada suatu malam, Puspita, seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran yang dikenal cerdas dan ambisius, hilang tanpa jejak. Tidak ada saksi, tidak ada petunjuk. Beberapa hari kemudian, Rara dari Fakultas Hukum menghilang dengan cara yang sama, disusul Dimas dari Fakultas Psikologi. Masing-masing dari mereka menghilang saat malam tiba, dan pihak kampus tetap bungkam. Mahasiswa yang tinggal hanya bisa bergidik, merasakan ada sesuatu yang tidak beres, tetapi tak seorang pun berani bertanya lebih jauh.

Di tengah atmosfer penuh kecurigaan ini, Naladhipa, Lavanya, Gianara, Nabastala, dan Andaru merasakan ketidaknyamanan yang sama. Seolah kampus mereka, yang seharusnya menjadi tempat belajar dan berambisi, telah berubah menjadi jebakan yang siap menelan siapa pun yang berani menyentuh rahasia di dalamnya. Namun, rasa penasaran mengalahkan ketakutan mereka.

Dan saat itulah mereka sadar, Universitas Gurmatra Pakresa bukan sekadar tempat belajar, melainkan labirin misteri yang siap menuntun mereka menuju kegelapan ke dalam rahasia yang lebih gelap dari bayangan-bayangan yang bergerak di lorong sepi.

Universitas Gurmatra PakresaMga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon