Nama itu tertera jelas di papan jadwal jaga.
Lily Aurora Maheswari.
Seorang dokter muda dengan jas putih yang kebesaran di pundaknya dan mata lelah yang tak pernah benar-benar beristirahat. Rumah sakit besar di jantung Jakarta itu menjadi saksi hari-harinya—tempat ia belajar, bertahan, dan terkadang merasa nyaris menyerah.
Tak banyak yang tahu, Lily bukan berasal dari kota. Ia tumbuh di sebuah desa kecil, jauh dari gedung tinggi dan hiruk-pikuk ambulans. Ibunya meninggal ketika Lily masih terlalu kecil untuk memahami arti kehilangan. Sejak saat itu, hidupnya berubah. Ayahnya—dengan berat hati—menitipkan Lily pada satu-satunya orang yang ia percaya di kota: kakaknya.
Kini Lily tinggal di rumah Nayla Ayunda Maheswari, kakaknya yang terpaut usia cukup jauh darinya. Nayla adalah seorang dosen di fakultas teknik, perempuan cerdas dengan tutur lembut dan ketegasan yang hanya muncul ketika ia benar-benar dibutuhkan. Nayla telah menikah dengan Dimas Sean Wibert, seorang pebisnis yang jarang banyak bicara, namun selalu memastikan keluarganya tak kekurangan apa pun.
Dari pernikahan itu, lahirlah seorang gadis kecil yang menjadi pusat semesta rumah itu—Kanaya Sean Dinayl. Bocah mungil dengan tawa yang selalu berhasil mengendurkan ketegangan Lily sepulang jaga malam.
Bagi Lily, rumah Nayla bukan sekadar tempat tinggal. Itu adalah satu-satunya tempat di mana ia boleh menjadi manusia biasa—bukan dokter, bukan residen, bukan seseorang yang dituntut selalu kuat.
Namun hidup Lily di rumah sakit tidak sesederhana itu.
Karena di sanalah ia berada di bawah bimbingan seorang dokter yang namanya kerap membuat jantungnya berdebar—bukan karena kagum, melainkan karena tegang.
Dr. Devano Sean Wibert.
Dokter bedah jantung yang dikenal jenius, karismatik, dan… menyebalkan. Tegas, dingin, dan tak segan melontarkan kritik tajam di depan siapa pun. Devano adalah pembimbing Lily selama ia menjalani tahun pertama sebagai residen bedah—orang yang paling sering memarahinya, sekaligus yang paling teliti mengawasi setiap gerak-geriknya di ruang operasi.
Lily mengenalnya hanya sebagai atasan. Sebagai dokter senior yang nyaris tak pernah tersenyum.
Sampai suatu hari, sebuah kenyataan sederhana mengubah cara pandangnya terhadap segalanya.
Devano… adalah adik dari Dimas.
Dan sejak saat itu, hidup Lily tak lagi sekadar tentang jadwal jaga dan ruang operasi. Ada garis yang tiba-tiba terasa terlalu dekat—antara keluarga, profesi, dan perasaan yang belum ia pahami.
Sebuah diagnosa yang bahkan ilmu kedokteran tak pernah mengajarkannya cara menyembuhkan.
YOU ARE READING
DIAGNOSA RASA
RomanceDr. lily seorang residen bedah yang cerdas dan berdedikasi, tidak pernah menyangka bahwa pria yang sering memarahinya yakni Dr. Devano , dokter bedah bagian jantung karismatik adalah adik dari suami kakaknya. Mereka berdua adalah adik dari sepasang...
