Seorang Farzen yang selalu di harapkan oleh kedua orangtuanya agar menjadi seorang Abdinegara, perjalanannya dimulai ketika namanya berubah menjadi Letda laut pelaut Arrayan Farzen Ali Bagaskara sarjana terapan pertahanan.
•
•
Lanjutan cerita "Aku K...
Fyi, cerita ini lanjutan dari "Aku Kamu Dan Negara" jadi sebelum membaca nya harap membaca cerita yang pertama terlebih dahulu.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
•••
Hari ini adalah hari saya menjadi anggota tentara angkatan laut. Terimakasih untuk perjuangannya yang begitu panjang. - Arrayan Farzen Ali Bagaskara -
______
"Bersama kalian itu seperti hadiah bagi saya."
"Cinta kasih seorang tentara adalah ketika sudah menemukan pasangannya."
"Terimakasih sudah menemani"
"Abadi di dalam hatimu."
"Abadi di dalam lautan yang dalam sedalam-dalamnya."
•••
Beberapa tahun kemudian.
Angin yang berhembus tidak cukup kencang itu mampu membuat Farzen merasa terkesan dengan keindahan laut ujung Surabaya.
Ia duduk di kapal sembari menikmati suasana laut di sore hari. Senyuman manis yang selalu ia tampakkan itu memiliki makna yang sangat bermakna baginya.
Banyak sekali tentara yang sedang beraktifitas entah itu bertugas ataupun olahraga.
"JALESVEVA." teriak seorang TNI yang memandu berjoging. "JAYAMAHE." jawabnya serentak.
Farzen hanya tersenyum melihat mereka, ia memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu karna baru saja pulang dari tugas patroli keamanan laut.
"Letda Farzen." panggil—Serda Niko Serda Niko sangatlah dekat sekali dengan Farzen, mereka berdua sudah seperti kakak adik sendiri. Tetapi ada juga ada salah satu letting Farzen lagi yang cukup dekat dengan mereka berdua yaitu letda Galang.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.