Pemanasan global, bencana alam, penyakit mematikan, dan peperangan memicu pecahnya apocalypse pada tahun 3316. Akibatnya, seluruh negara hancur dan populasi dunia-baik manusia, tumbuhan, maupun hewan-hanya tersisa 30 persen.
Lima puluh tahun kemudian, mereka yang tersisa terpaksa bertahan hidup dengan peninggalan remah-remah sumber daya alam dan teknologi. Serangan wabah penyakit karena pencemaran udara membuat populasi yang ada harus memakai gasmask untuk melindungi diri. Hidup mereka makin seperti di neraka karena mesti berebut sumber air Nairrti yang dimonopoli Kemaharajaan Praja. Raja Frederick memimpin dunia maupun kerajaannya dengan otoriter. Untuk mempertahankan kekuasaannya, Frederick melarang dan menghukum mati setiap ilmuwan yang membuat alat pengolahan air tercemar. Semua peralatan dihancurkan, hingga tak tersisa. Rakyat hidup dalam kemiskinan, kelaparan, dan ketakutan.
Pada masa kegelapan itu kerajaan-kerajaan kecil melakukan pemberontakan. Sayangnya, upaya untuk menggulingkan Frederick selalu gagal karena perlawanan itu selalu dilakukan sporadis sehingga mudah ditumbangkan.
Ketidakadilan yang sudah berjalan selama lima dekade, membuat sebagian penghuni istana geram. Sebuah gerakan revolusi muncul. Gerakan itu dipimpin tiga sekawan, yaitu Baldwin, Bennedict, dan seorang ilmuwan bernama Prof. Oza. Ketiganya sesungguhnya memiliki visi dan hidden agenda yang berbeda, tetapi mempunyai satu tujuan sama, yaitu menggulingkan rezim serakah dan memulihkan keseimbangan dunia.
Segalanya semakin rumit ketika muncul eksperimen besar untuk menghasilkan Human Serum yang justru menimbulkan berbagai bencana dan... sesuatu tak terduga!
Apakah gerakan revolusi berhasil menjatuhkan tirani Frederick?
Apakah tiga sekawan akan terus solid atau justru terpecah belah oleh hantu bernama kepentingan?
Lalu, bagaimana akhir dari proyek HS?
Ikuti kisah SANGHARA - BORN yang tayang setiap Rabu dan Jumat.
STAI LEGGENDO
SANGHARA Buku Pertama - BORN
FantascienzaSANGHARA - BORN merupakan buku pertama dari tetralogi Sanghara Universe. Kisah ini berlatar masa setelah kehancuran, dimulai dari tahun 3366. Hasil karya kolaborasi 4 penulis: Dimas Fani Prasetyo Max Aditya M. Novieansyah Suhendar Eva Sri Rahayu Up...
