Prolog

271 35 0
                                        

"Siapa namanya?"

"Maaf Tuan Astra, maksud anda Siapa?"

Astra Chandrasta, Seorang Pria dari Keluarga Chandrasta. Yang mana memiliki Perusahaan terkaya-raya, bisa dibilang keluarga yang Crazy Rich. Aneh tapi itu nyata, hanya saja keluarga Chandrasta merupakan keluarga yang begitu tertutup. Sampai-sampai Orang-orang Kaya lain kesusahan mengakses Chandrasta, apalagi dengan awak media lainnya.

"Ini, Pemuda ini"

Astra menunjukkan Video berupa seorang Artis dari Boyband yang terlihat sendirian. Wajah bisa terlihat baik-baik saja, tapi Astra tahu dari manik Aurora itu. Terlihat sedih dan tidak baik-baik saja.

"Oohh, itu Boyband yang lagi naik-naiknya Tuan. Orang yang anda tunjukkin itu merupakan salah satu dari Boyband disana, Namanya Zayn Tuan." Jelas sang Sekretarisnya yang membantu Atasannya tentang seseorang yang pastinya membuat Astra kian tertarik.

"Zayn?" Ulang Astra akan jawaban dari pertanyaannya tadi.

"Iya, Tuan"

Astra pun kembali diam, lamat-lamat ia melihat orang itu dan mencari tentang pemuda tersebut di internet. Banyak berita jika pemuda tersebut merupakan seorang Artis Boyband yang tidak begitu diminati, entah karena apa tentang hal itu. Padahal jika diperhatikan, Pemuda itu memiliki perawakan yang begitu Indah dan betah untuk dipandang. Apa karena tingkah maupun sifat pemuda itu yang terlihat sendirian?.

Namun, Hal itu dijelaskan jika Zayn merupakan seorang Pemuda yang begitu baik dan ramah apalagi saling menolong sesama manusia. Memiliki sifat yang begitu baik hati dan lembut, kenapa masih saja menghujat pemuda itu.

"Kau... Tahu dengan pemuda ini, bukan?" Tanya Astra kepada Sekretarisnya.

Sang Sekretaris yang ditanyai lagi pun mengangguk membenarkan, sebab dia merupakan seorang Penggemar seluruh Boyband.

"Tentu saja saya tahu, Tuan" Jawab Sang Sekretaris "Ada yang membuat anda penasaran dengan Zayn?" Sambungnya yang menanyakan kepada Atasannya itu.

"Kenapa penggemarnya cuman sedikit?"

Pertanyaan itu membuat Sang Sekretaris berpikir sejenak "ah... Soal itu karena dia memiliki sebuah rumor" jawabnya.

"Rumor?" Astra melihat ponselnya lagi "Rumor apa?" Sambungnya.

"Banyak rumor yang Zayn dapatkan, Tuan" Sang Sekretaris menghidupkan Tabnya dan mencari rumor-rumor yang didapatkan oleh seorang pemuda bernama Zayn itu.

"Ini, Tuan. Rumor yang sedang dibicarakan" ungkap Sang Sekretaris sembari memberikan Tab nya kepada sang Atasan.

Astra menerima Tab tersebut, ia membaca setiap Rumor yang lagi banyak dibicarakan. Padahal, berita tersebut sudah lama dan malah kembali naik lagi. Manik Gold itu dengan fokus membaca Rumor sampai-sampai keningnya mengerut aneh, Rumor yang begitu tidak jelas baginya.

1. Rumor yang mengatakan jika Zayn dari Boyband Deeplove merupakan seorang Pembunuh
2. Rumor yang mengatakan jika Zayn merupakan orang miskin dari kalangan bawah.
3. Rumor jika Zayn pernah melakukan Bullying kepada teman sekolahnya.
4. Rumor jika Zayn pernah menjual tubuhnya kepada orang-orang.

Poin ke-4 semacam Onlyfans, dari setiap rumor itu tidak memiliki bukti yang Valid. Hal itu hanya semacam simpang-siur saja.

"Kau mempercayai rumor-rumor aneh ini?"

Astra menatap Sekretarisnya yang mana orang disebelahnya itu terdiam. Dari tingkah itu Astra mendengus, ia mengembalikan Tab tersebut dan lanjut melihat-lihat Video tentang Zayn.

"Beritahu saya jika Boyband ini mengadakan acara Fansign"

Ungkapan itu membuat sang Sekretaris terkesiap tidak menyangka dengan Atasannya ini. Apakah Astra berniat untuk melihat pemuda itu atau menjadi penggemar Pemuda tersebut?.

"B-baik, Tuan"

Prolog End....

Update ketika mood

[BL] My IdolWhere stories live. Discover now