BAGIAN PERTAMA

11.6K 308 5
                                        

"dia benar-benar tidak ada warna lain  selain warna gelap"batin becca

"Pas"

Selesai menyiapkan semua keperluan suaminya kini becca beralih ke lemarinya. Menyiapkan keperluan dirinya sendiri.

Ya, becca dan freen sudah menikah beberapa bulan lalu. status singlenya kini sudah beralih menjadi istri orang. Becca menikmati masa-masanya menjadi istri freen dengan baik.

"SAYANGGG"teriak freen

"apasih, aku di sini ga perlu teriak"

"Oh kamu disini hehehe,aku ga liat" ucap freen sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal itu. Sungguh ia benar-benar malu di depan istrinya sendiri.

"Pergi jam berapa?"tanya freen

"Jam 9 mungkin, kalo pagi gini biasanya macet kan"jawab becca

"Nanti aku jemput aja ya pulangnya, kabarin aja kamu dimana"

"Ga akan nentu jamnya honey, aku pulang sama kak Teddy dan yang lain aja"

Becca menjalani karirnya sebagai seorang aktris dalam negeri atau bahkan dia sudah terkenal secara internasional karna bakat akting dan juga bernyanyinya. Freen tidak mempermasalahkan itu, ia tetap mengizinkan istrinya berkarir walaupun sudah menikah. Karena freen tau semua yang becca capai pasti tidak mudah jadi ia tidak ingin menjadi penghalang istrinya berkarir.

"Gapapa, pokoknya aku jemput"ucap freen sembari melingkarkan tangannya di perut sang istri.

"keringin dulu yuk rambutnya, nanti kamu kesiangan ke kantor"

Freen mengangguk, salah satu yang freen suka dari becca adalah kelembutannya, becca bahkan tidak pernah berkata dengan nada tinggi sekalipun. Begitu juga freen, ia bahkan tak pernah sedikitpun menaikkan nada bicaranya pada istrinya. Ia benar-benar akan menjaga wanitanya ini.

Meja makan sudah terisi penuh dengan menu sarapan yang becca masak sendiri. Freen menikmati dengan baik masakan istrinya.

"enak? Atau ada yang kurang" tanya becca

"Ada, kurang banyak. Nambah dong sayang" jawab freen dengan senyum merekahnya.

"kalo ada yang kurang-kurannya bilang ya"

"masakan kamu selalu enak love, ga pernah gagal"

"syuting hari ini apa aja?"

"Ga terlalu padat sih sebenarnya, foto shoot sama reading doang"

"Series baru itu? jangan ada kiss-kiss nya yaa"

"iyaa, aku paham. Ga akan ada kiss-kiss nya"

"peluk boleh kan?"

"satu detik"

"Peluk apa satu detik?"

"Kamu mau lebih?"

"hahahaha engga sayang, udah habisin sarapannya setelah itu berangkat. Ga enak kalo kamu telat"

"aku bos nya"

becca menggeleng melihat kelakuan suaminya ini. Freen benar-benar terlihat seperti anak-anak jika sedang bersama becca. Sisi manja yang tak pernah becca duga.

"Aku berangkat ya, kalo ada apa-apa telpon aku, nanti kalo udah pulang juga telpon aku, aku jemput"

"iyaa, udah sana berangkat. Hati-hati di jalan oke?"

"Give me kiss"

Mobil freen mulai menghilang dari pandangan becca, becca kembali menyibukan dirinya dengan mempersiapkan keperluan syutingnya. Sebenarnya semua keperluannya sudah di siapkan oleh manajer dan juga asistennya, ia hanya mempersiapkan kebutuhan pribadinya saja.

Life Partner (END)Where stories live. Discover now