kangen dia?

880 28 0
                                        

Afan terus mengikuti Serly dan tak terasa mereka sudah tiba di sungai bukannya mencari kerang Serly justru duduk termenung menatap arus yang sedikit kencang.

"Andai semuanya bisa di ulang kembali. aku memilih untuk gak ikut ayah aja, aku kangen dia"ucap Serly membuat afan sedih dan duduk di sebelah Serly

Karena kaget dengan kedatangan afan Serly pun menghapus jejak airmata nya dengan kasar lalu bertanya pada afan

"Lo ngapain ngikutin gue."tanya nya pada afan kemudian afan pun menghela nafas gusar lalu menjawab

"Kalau ada masalah cerita aja. Jangan di pendam itu bikin Lo sakit"ucap afan membuat Serly tak suka

"Gue gak butuh di kasihani. Apalagi sama Lo"ucap Serly kemudian hendak pergi namun tangan nya lebih dulu di cekal oleh afan

Afan menarik Serly lalu memeluk Serly dengan erat beberapa kali Serly memukul dada bidang afan berharap bisa terlepas namun nihil ia tidak terlepas dari pelukan afan.

"Kalau gak kuat, curhat aja sama gue. Gue bakalan sedia dengerin cerita suka dan duka Lo"ucap afan kemudian Serly pun mengangguk

"Makasih. Tapi, aku gak bisa cerita ke sembarang orang. Bahkan pacar aku sekalipun gak aku bilangin"ucap Serly kemudian pergi

Setelah kepergian Serly Mala dkk melihat kejadian tersebut pun pergi ke arah Afan yang sedang berdiri mencerna ucapan Serly.

"Gak usah terlalu di pikirin, Serly punya masalah yang besar. Kita berdua tau tapi, nanti gue ceritain setelah ini selesai dulu"ucap Mala pada afan kemudian afan mengangguk

"Hmm...ya udah ayo cari kerangnya setelah itu selesai. Dan kalian berdua tinggal cerita" ucap afan antusias kemudian pergi

"Kalau afan tau, apa dia masih mau perjuangin Serly. Atau malah benci Serly?"ucap vio khawatir kemudian Mala memegangi pundak vio

"Gak akan, gue yakin afan akan ngerti. Jadi, kita akan tetep cerita masalah ini ke Afan"ucap Mala kemudian vio mengangguk

"Mal, kita cari ke sana aja gimana soalnya, menurut aku di sana banyak"ucap Rakha dan Mala yang peka pun hanya mengangguk

"Bilang aja kalau mau berduaan. Yok Vi, kita ke sana aja"ucap Irsyad

"Dih Lo berdua sama aja kali"ucap Jenny kemudian Kevin pun menarik yang jenny

"Lo semuanya sama aja."

Afan pun pergi sendiri karena mungkin Serly butuh sendiri. Makanya ninggalin afan.

Setelah mereka semuanya telah mengumpulkan kerang, mereka semuanya pun pulang ke sekolah untuk memberikan kerang tersebut kepada guru dalam mata pelajaran mereka.

Sesampainya di sekolah Mala dan lainnya tidak pernah melihat Serly, apa Serly ada di kelas pikirnya jadi mereka memutuskan untuk ke kelas terlebih dahulu.

Namun, sesampainya di kelas ternyata tak ada orang sama sekali. Dan, akhirnya mereka ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan sesampainya di sana ternyata ada Serly di sana.

"Ly, kamu kemana aja sih. Tadi aku sama vio Cari gak ada?"tanya Mala pada Serly

"Mal,gue mau sendiri dulu" setelah mengucapkan kalimat tersebut Serly pergi meninggalkan Mala dkk

"Si Serly kenapa sih?"tanya Irsyad

"Serly gak papa cuma butuh sendiri aja untuk ringankan pikiran saja"ucap vio

"Memangnya ada apa dengan Serly? Kamu tadi mau cerita sama kita. Ayo sekarang cerita "ucap Rakha kemudian Mala mengangguk

"Jadi, Serly itu punya sahabat yang Deket banget sama dia. Dan, Serly masih berharap sahabat nya itu cari dia"ucap Mala menjelaskan nya dengan singkat dan padat

"Sahabat,? Ko sama kayak gue?"batin afan namun dengan cepat dia menetralkan kondisinya

"Jadi itu sebabnya Serly jarang main sama laki”? Eh tapikan dia punya pacar?"ucap Kevin

"Lo pura”bego apa gimana sih Vin."

"Zaki mainin Serly dari belakang tapi Serly tau dari itu Serly belajar jangan terlalu percaya sama seseorang yang baru dia kenali. Tapi, kalau Lo udah Deket banget sama Serly dia orang nya lucu dan baik. Gue harap Lo bisa bikin dia balik kayak dulu fan"

Afan kaget dengan ucapan Mala kemudian mengangguk meng ia kan ucapan Mala karena. Kalau bisa jujur ia jatuh hati pada Serly adik Mala dan vio

"Mal, Serly mana? Gue mau ketemu sama dia."ucap Zaki begitu serius membuat Mala dkk bingung

Mala melirik teman-temannya kemudian menatap Zaki dengan sinis lalu bertanya

"Lo mau apa sama adik gue ha!?"

"Gue mau ngomong sama dia sesuatu yang penting dan gak bisa di tunda” plis, gue mohon adek Lo mana?"ucap Zaki pada Mala bukannya Mala yang menjawab Serly langsung yang angkat suara

"Mau ngomong apa?"tanya Serly dengan dingin padat dan dapat di mengerti

"Kita, udahan aja ya"ucap nya

"Mau udahan."ucap Serly kemudian Zaki mengangguk

"Kembalikan semua apa yang udah gue kasih ke Lo. Semuanya!"tekan nya pada Zaki

"Emangnya Lo kasih apa ke gue ly? Uang!?  Gue bakalan ganti gampang kan!?"bentak nya kepada Serly membuat afan tidak terima

"Jangan pernah ganggu kely!!"bentak Afan yang emosinya sudah memuncak

Serly kaget dengan ucapan afan bagaimana dia bisa tau panggilan sahabat kecilnya yang sering memanggil Serly dengan kata kely

"Huf, fan. Lo jangan ikut campur ini urusan g-"belum sempat melanjutkan perkataannya ucapannya sudah di potong oleh afan

"Urusan gue juga."singkat nya

"Enggak!! Fan. Lo jangan pernah ikut campur sama gue!!"ucap Zaki lalu memukul afan hingga tersungkur membuat afan tersenyum semirik lalu berkata "boleh juga nyali Lo"

Afan mendekati Serly "ly, menjauh dari sini akan ku buat dia menderita setelah apa yang dia buat ke kamu"ucap afan kemudian Serly menurut dan menjauh lalu Mala dkk pun mengikuti Serly mereka juga menjauh

Afan pun mendekati Zaki "mau adu yah di sekolah hmmm."

Karena sungguh sangat emosi afan mengambil besi mematahkan seperti dia mematahkan kayu. Oh tunggu dulu banyak sorot mata yang tertuju pada mereka semua siswa maupun siswi

"Lo bisa sakitin gue. Tapi, Lo ingat satu hal Zaki. Lo udah bunuh Kaka gue. Lo, hancurin kebahagiaan gue. Dan sekarang Lo mau sakitin orang yang gue sayang setelah Allah dan keluarga gue. Oh, tentu tidak akan"ucap nya membuat seseorang yang mendengarkan nya ketakutan begitupun dengan Zaki

"Gue gak takut sama cowok kayak Lo!!"gertak Zaki dan mulai lagi memukuli afan dan

Bruk

Brak

Pong

Karena sangat marah afan memukuli Zaki dengan kepalan tangan nya lalu mengambil besi yang sudah dia patahan lalu memukuli Zaki hingga tak sadarkan diri.setelah semuanya memeriksa ternyata.....

"Coba periksa Zaki.?"

Irsyad yang memeriksa Zaki pun kaget' lalu mengatakan "Zaki......

TBC
Jangan lupa VOTE dan tinggal kan jejak maaf kalau gak jelas dan typo bertebaran

Serly's Replacement is DeviStories to obsess over. Discover now