Sarah dan Zach pun berjalan beriringan, di belakangnya juga sudah ada Jennifer dan Carissa yang diam-diam ikut membuntuti mereka berdua. Semacam kepo lah dan khawatir takut ada sesuatu yang mengancam Sarah. Bagi Zach hari ini adalah hari apesnya tapi skaligus juga senang, secara tidak langsung dia bisa bertatapan dengan Sarah si pemilik agensi SAC Entertainment. Bahkan saat berjalan juga Zach sempat melirik ke arah Sarah.
"Gila nih cewek judes banget, untung lu cantik neng" batin Zach.
Tak lama mereka pun sampai di depan pintu ruangan Sarah. Sarah mengambil kunci di dalam tas kecil yang sedari tadi ia bawa dan masuk ke dalam ruangan, sempat sesekali menengok ke arah belakang seperti ada yang membuntuti, namun ia malah terkejut dengan wajah Zach yang sangat dekat dengan dirinya.
"Aaghhh lu bisa gak sih jangan terlalu deket gitu?" Sarah menggerutu dan hampir memukul pipi Zach.
"Santai mbak, daritadi saya emang segini aja jaraknya. Takut banget kesentuh saya"
"Diem! Dah buru masuk!"
Sarah dan Zach pun masuk berdua ke dalam ruangan itu dan pintu pun ditutup. Arah mata Zach melihat ke sekitar ruangan kerja milik Sarah, sangat besar, perabotan yang lengkap, rapi, dan bersih. Terasa juga sangat dingin disini membuatnya terasa mengantuk. Sarah yang bingung dengan tingkah laku Zach itu pun mulai menyadarkannya.
"Oi, jadi gimana saya bertanggung jawabnya?"
Zach menggelengkan kepalanya sejenak dan mulai menatap Sarah. Namun kali ini yang dirasakannya sangat berbeda dari yang tadi. Sarah sangat cantik dan jika sedang kesal seperti itu, menambah kecantikannya menjadi 10000%.
"Enggg yaudah mbaknya tinggal ganti aja semua isi dompet saya. Biaya pembuatan SIM, KTP juga mbak yang urus"
"Yakin nih gak mau cek CCTV dulu?"
"Yakin lah, yakin banget sih ini mah copet dimana-mana. Lagian mbak mending jangan dibuka untuk umum kalo pameran gitu, yang kenal-kenal aja"
"Gua yang rugi, kocak! Ada pameran harusnya semua orang liat lah, kalo dibuat privasi mending gak usah ngadain skalian"
Sarah hanya mendengus kesal, jawaban Zach sangat konyol baginya. Sarah pun merogoh ponsel dari dalam tasnya, seperti ada seseorang yang mengiriminya sebuah pesan. Sarah pun mendekati Zach dan menyodorkan ponsel itu ke depan muka Zach.
"Ini, mending liat aja"
Zach mengambil ponsel milik Sarah dan mengamati yang kini ia lihat, Sarah pun juga ikut melihatnya. Ternyata itu adalah rekaman CCTV yang memperlihatkan bahwa dompet Zach memang jatuh dari saku celananya. Saat Zach menghampiri stand makanan, dompet tersebut terinjak oleh kaki orang lain, bahkan tertendang. Namun di video itu memperlihatkan dompet Zach sudah ada di depan pintu masuk dan yang menemukan dompetnya adalah seseorang yang Sarah kenal.
"Rhino?" Gumam Sarah.
Rhino menyadari bahwa dompet tersebut berada di kaki di Rhino. Rhino mengambil dompet tersebut, sempat melirik ke kanan dan kiri lalu ia memasukan dompet tersebut ke dalam saku celananya.
"Tuh kan bener gua bilang juga apa, dia pencopetnya tuh! Harusnya dompet saya dibalikin gak sih? Bikin pengumuman gitu abis nemuin dompet. Sekarang mana tuh orang? Biar gua labrak skalian"
Sarah menahan tangan Zach untuk tidak pergi. Sempat Sarah menarik tangan Zach sedikit dan kedua mata mereka saling bertatapan. Mungkin 5 detik mereka bertatapan dan saat sadar, Sarah segera melepaskan tangannya.
"Ishh bisa tenang dulu gak? Kenapa sih lu keukeuh banget nuduh disini ada copet, hah?! Nih orang gua kenal banget, lu gak bisa nuduh orang sembarangan"
"Oh temen lu copet mbak?"
YOU ARE READING
Unwritten Connections (Zhang Hao x Sakura)
RomanceSi paling anti romantic ketemu sama si pejuang cinta? Apakah mereka bisa menyatu atau justru menyerah sebelum berjuang? ☑️ BxG ☑️ PG-15 ☑️ Bahasa non baku x baku ☑️ Update setiap hari Senin
