*Taehyung POV*
Kakiku berjalan menyusuri koridor sekolah yang saat ini terlihat padat oleh murid-murid yang tengah berlalu lalang, berebut untuk pergi ke cafeteria. Karena sekarang memang waktunya untuk makan siang.
Kedua kaki ini berhenti melangkah tatkala kedua mataku menangkap sosok dingin namun manis itu.
"The goddess!!"
Tanpa sadar bibirku bergumam. 'Goddess', panggilanku untuk seorang gadis manis yang selalu duduk sendirian di bangku taman belakang sekolah sambil membaca buku.
Namanya adalah Lee Sohyun. Gadis yang selalu bersikap arogan dan kasar.
Sedikit banyak dia mirip juga seperti Ratu Antoinette dari Perancis yang sombong. Kudengar dia adalah putri dari seorang pengusaha kaya, jadi maklum saja kalau dia juga punya syndrome 'Putri Kaya Sombong'.. hahaha.
Pertama kali melihatnya, menurutku dia sangat cantik. Memang sikapnya dingin dan menyebalkan, tapi kurasa dia menyembunyikan kepribadian yang menyenangkan di balik sikapnya yang seperti itu.
Paras wajahnya yang lembut dan melankolis membuatku berpikir kalau dia mirip seorang Dewi dari sejarah Yunani. Dewi Athena.
Menurut sejarah, Athena adalah seorang Dewi yang lahir di tengah peperangan. Di tengah gejolak peperangan yang sangat panas dan penuh dendam, Athena hadir dengan membawa aura kedamaian. Menenangkan para Dewa perang yang sedang bergulat dalam perang.
Athena menyimpan sejuta kelembutan di wajah cantiknya yang dingin. Begitu juga Sohyun menurut pemikiranku.
Aku adalah Kim Taehyung, seorang namja populer yang sangat terkenal di sekolah karena tampan, ramah, pintar dan playboy. Semua orang mengagumiku dan semua gadis tidak bisa menolak pesonaku.
Sohyun sebaliknya, dia memang terkenal. Namun dia terkenal karena sikapnya yang menyebalkan dan kasar. Kata-kata gadis itu juga tidak pernah ramah. Dan berbeda dengan gadis lainnya, dia sama sekali tidak tertarik padaku. Padahal kami satu angkatan.
Wajah cantiknya selalu datar tanpa ekspresi. Dia selalu tenggelam dalam dunianya sendiri. Sohyun juga sangat pintar, buktinya dia mampu mengalahkanku dalam seleksi olympiade science semester lalu.
"Senyumnya memang cantik, aku tidak salah terka." kagumku saat melihat Sohyun tersenyum.
Senyumnya sangat manis. Kalau aku ini seorang seniman professional, pasti setidaknya aku sudah mengabadikan ekspresi wajahnya yang langka itu ke dalam sebuah lukisan. Seperti Davinci yang mengabadikan senyuman Monalisa.
Karena aku bukan seorang pelukis yang mampu membuat sebuah lukisan. Jadi aku cukup mengabadikan senyum Sohyun dalam sebuah kamera ponsel. Bibirku mengulas senyum melihat hasil jepretanku. Sohyun terlihat seperti lukisan hidup.
***
"Hei, kau sedang apa?"
Aku mengambil alih tempat di sampingnya, di bangku taman. Senyum Sohyun perlahan menghilang. Perisai dirinya muncul kembali. Langsung terpampang ekspresi datar di wajahnya.
Sohyun menutup bukunya lalu menatapku. Mata lecinya menatapku tajam. Ada aura tidak suka disana, ah anni kurasa benci.
"Sohyun-ssi, kenapa diam saja? Apa kau tidak bisa bicara?" ujarku lagi tanpa peduli pada tatapan tajamnya. Ku ulas sebuah senyum polos untuknya.
ESTÁS LEYENDO
AMORE
RomanceDendam dan penghianatan melingkupi alur kehidupan mereka yang bagaikan pusaran lubang hitam. Taehyung hidup dengan sejuta cinta dan Sohyun hidup dengan satu alasan yaitu Kematian Taehyung.. Akankah Takdir berbaik hati pada mereka? Ataukah sebaliknya...
