**Happy reading**
£
£
£
"BISA LO GA USAH GANGGU GUE BANGSAD" bentak Zayn emosinya yang sudah di ujung tanduk, ia mencengkram tangan gadis itu dengan kuat sapai gadis itu meringis kesakitan, terlihat dari kedua mata gadis itu yang sudah merah karena menahan air mata nya supaya ia tidak menagis. Ia, tak ingin terlihat lemah dimuka orang orang banyak.
Banyak orang orang memperhatikan mereka, orang orang tak heran lagi dengan kejadihan ini hampir setiap hari, ini mereka saksikan walau ada rasa kasian dan iba sama gadis itu tapi itu hanya sedikit, ingat sediki mereka lebih membenci lanita
"Ga bisa" walau yang dikatakan zayn itu menyakitkan dia berusaha tetap senyum meskin susah menahan air matanya yang sudah tergenang di lupuk matanya
"Kesihan juga tu lanita"
"Kanapa harus kesian emang tu cewek kegatelan"
"Gak malu apa, udah bekali kali ditolak"
"Dasar cewek gatel"
"Heran deh gue"
"Cari mati kali"
Ocehan ocehan para kaum hawa, seperti ibuk ibuk kompleks yang telah bersatu melihat anak tetangga pengangguran
Seorang wanita bejalan mendekati kegaduhan itu, lalu ia medekat kearah Zayn dan melingkarkan tangannya di tangan zayn
"Kamu ga apa apa lanita"
Lanita menatap sinis ke arah Jeje. Dia tau kalau Jeje itu hanya pura pura baik, nyatanya dia lebih kejam, hanya saja tertutup sama Wajak sok polos nya itu
Zayn menatap lanita lama yang penuh kebencian lalu cowok itu mendekat wajah nya ketelinga lanita
"lo itu ga pantas buat gue anjing" bisik zayn di telinga lanita, dan berakhir menghempaskan gadis itu dengan kasar, membuat kepala nya terbentur keras di meja kantin
"Aww" lanita meringis kesakitan, dia memegang kepala nya yang merasa pusing karena benturan keras yang ia dapat
"Anjing Lo kasar banget sama cewek" amukan zavian sedikit emosi Dengan apa yang dilakukan sahabat nya ini. Ia membantu lanita untuk berdiri sedang kan Zayn hanya menatap datar
Lanita mulai berdiri agak kesusahan, walau dibantu oleh zavian. ketika dia ingin berjalan ia memegang kepala nya merasa nyeri, pandangan mulai gelap, ia memukul kepalanya berkali tapi tetap gelap, semua yang ada disekitar nya serasa berputar putar dan
Breakk
"LANITA" sorakkan merekam serempak kecuali Zayn
Lanita pingsan, zavian yang berdiri disamping lanita terkejut melihat lanita yang sudah jatuh dan mata yang tertutup. Zayn menatap datar kearah lanita yang tersungkur dilantai dengan mata tertutup "cabut" kata Zayn pada sahabat sabat nya
"Lo gila!?"
Tanpa merasa bersalah, zayn pergi begitu saja melewati lanita. keempat sahabat nya mengikuti Zayn di belakang kecuali satria yang berniat menolong lanita. Walau bermuka datar dan irit bicara tapi satria hati nya sangat baik
Tanpa basa basi satria membopong tubuh lanita, membawa gadis itu ke UKS. Di perjalanan melewati koridor, banyak pasangan mata yng melirik mereka. Ada juga yang berbisik bisik sambil melirik mereka berdua. Tapi itu tidak dihiraukan oleh pemuda tampan itu
VOUS LISEZ
LukaRasa
Roman pour AdolescentsLepasin" "Dasar anak sampah, kamu apain ibu mu anak sialan" "A_aku ga apa apain dia" "Ga apa apai kata kamu, sapek ibumu jatuh" "Sa_arghh sakit!" "Anak ga guna, pergi kamu dari sini" Ini cerita tentang Lanita vessia Brawijaya. Seorang gadis yang ser...
