SSM bagian 1 || Kepulangan.

146 14 1
                                        

Assalamualaikum semuanya

Sebelum baca, alangkah baiknya di pencet bintang di pojok bawah yaa-!!

-

Komen sebanyak-banyaknya, kalau bisa di setiap paragraf

-

Tandai kalau ada typo
Enjoy, happy reading

Langit senja menghiasi sore hari, tampak seorang gadis sedang menyapu halaman rumah yang sangat luas, gadis itu adalah Kanara Nafilah Azzahra, dengan balutan gamis hitam dan kerudung berwarna coklat muda, menambah kesan cantik gadis ini

Nara yang sedang asik menyapu sambil bersenandung kecil tiba tiba terpikirkan sesuatu

"Ayah sama bunda kok belum sampai ya katanya pulang sore" Nara yang bertanya pada dirinya sendiri

"Nara kamu kenapa ngomong sendiri kaya orang gila" Tanya seorang pria

"Apaansih bang, aku cuman lagi kepikiran bunda sama ayah aja, kok sampai sekarang belum nyampe, janji nya sore akan pulang"

pria jangkung itu adalah Abang kedua Nara, yaitu Riyan Hamzah Fareza, sebenernya Nara punya dua Abang, namun Abang pertama nya sudah memiliki keluarga sendiri alias sudah menikah

Abang pertama Nara yang bernama Mahesa Nadhif Fareza, Yang tinggal di kota Jogja bersama dengan keluarga baru nya

"Kenapa? kamu ngga sabar mau minta oleh-oleh umroh dari bunda dan ayah kan?" Tanya Riyan

"Abang jangan suuzon, aku tuh kangen sama bunda dan ayah bukan mengharapkan oleh-oleh"

"Heleh bohong banget, pasti kamu mengharapkan makanan, karna kamu kan tukang makan" sindir Riyan

"Ngga yaaa, itu mah Abang yang makannya banyak bisa 3 piring" balas Nara

"Sok tau kamu" sambil mencubit pipi kiri Nara dan langsung berlari masuk ke dalam rumah

"HUAAAAAA SAKITTT BANGET, ABANG KOK JAHAT BANGET SIHH" teriak Nara

TIN TIN

Sebuah mobil Pajero masuk ke pekarangan rumah dengan halaman yang luas

Tak lama pintu mobil terbuka, memperlihatkan wanita paruh baya dengan gamis putih khas orang pulang umroh, dengan cepat Nara langsung memeluk wanita itu dan menangis

"BUNDAAAAA AKHIRNYAA BUNDA PULANGG, NARA KANGEN BANGET SAMA BUNDA" histeris Nara

Dia adalah bunda Nara yang bernama Rania Azzahra dan ayah nya yang bernama Ammir Fareza

"Ehh sayang kamu kenapa nangis, ini bunda udah pulang, cup cup jangan nangis lagi" sambil mengusap air mata Nara

"Nara nangis bukan karna ketemu bunda, tapi gara-gara bang Riyan bunda, iseng banget sama Nara" adu Nara pada bunda

"Masa tadi pipi Nara di cubit bunda, sampai merah, coba deh bunda liat" sambil memperlihatkan pipi kiri nya

Bunda tertawa melihat anak nya, sudah menjadi rutinitas sehari-hari melihat anak nya bertengkar, Riyan yang notabene nya suka iseng dan Nara yang anak nya memang cengeng

"Bunda kok ketawa, bunda ngga sayang Nara lagi ya?" Sambil mengeluarkan puppy eyes

"Cup cup anak bunda, mana mungkin bunda ngga sayang Nara mana bang Riyan? Biar bunda jewer kuping nya" omel bunda

Seindah sabarnya mencintaikuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang