(Name) Adalah anak dari pasangan pemburu iblis dan kakushi yang berkerja di kediaman oyakata sama. Orang tua (name) sudah meminta izin membawa agar di izinkan membawa (name).
(Name) POV
aku sedang sedang membantu ibu berkerja, aku sedang menyapu halaman kediaman oyakata sama lalu aku tidak sengaja melihat anak laki laki? Entah lah dia terlihat sangat cantik dengan sinar matahari yang menyinari nya dan angin yang seperti memainkan rambut nya mataku langsung terpaku dengan ke indahan di depan mataku, tanpa ku sadari aku menatap nya terlalu lama sampai tidak sadar dia sudah menengok kebelakang, lihat lah matanya pun sangat indah aku melihat anak itu tersenyum padaku senyuman nya sangat lembut, akhirnya aku tersadar langsung menunduk malu karena tertangkap basah menatap dengan lama
"Aku tidak tau kita mempunyai kakushi kecil disini" bahas suara nya seperti kapas sangat lembut
Lalu aku tersadar "anak kecil?! Aku ini sudah 5 tahun sekarang!! " Aku langsung membalas perkataan nya
"hahaha"
'apa apaan dia sekarang dia menertawakan ku?'
"Kenapa kau tertawa hah!!" Tanpa sadar aku malah berteriak
Tiba tiba muncul kakushi ternyata dia ibuku, ibu langsung menundukan kepala ku ke tanah.
"Maafkan saya ubuyashiki sama dia baru pertama kali kesini maafkan saya, saya pasti akan menghukum nya" kenapa ibu minta maaf sebanyak itu? Memang nya siapa ubuyashiki itu?
"Bangunlah, sungguh saya tidak keberatan" seperti nya aku mulai menyukai suara nya yang lembut itu
"Terima kasih ubuyashiki sama terima kasih, saya izin permisi" ibu langsung pergi dengan cepat sambil mengendong ku
Dirumah aku langsung diberitahu dan dimarahi karena harusnya aku tidak boleh berteriak pada orang yang bahkan aku tidak kenal karena itu tidak sopan
"Ibu memang nya siapa anak tadi?"
"Dia adalah anak oyakata sama dan penerus oyakata sama dan kedepan nya kau harus sopan dengan nya"
"Tapi dia yang salah mengatai ku anak kecil buu!!" Aku mebela diri
"Dia tidak salah kau memang masih kecil dasar" ucap ibu dengan geram lalu mencubit hidung ku
Sudah seminggu berlalu setelah pertemuan itu aku sudah berkenalan dengan nya namanya adalah kagaya ubuyashiki namanya indah seperti orang nya
"Kagaya kau sedang belajar apa?"
"Sebentar ya (name) setelah ini selesai kita akan bermain"
"Baiklah" aku langsung duduk di samping nya dan melihat ke langit sekarang sedang bulan purnama, bulan yang indah
"(Name) Saat kau sudah dewasa kau ingin jadi apa?"
Aku menoleh kearah nya aku sekilas telinga nya memerah "aku ingin menjadi pemburu iblis yang hebat seperti ayah ku" cita cita ku sangat keren kan tentu saja aku kan memang keren
Kagaya tidak membalas ucapan ku dan hanya tersenyum padaku, ada apa dengan nya?
Ah aku jadi teringat ingin memberikan sesuatu " oh iya kagaya aku mau menunjukkan mu sesuatu" aku mengambil barang yang ada di tas kecil yang ku bawa
"Lihat aku diberikan ini cincin sepasang saat ayah ku pulang nah berikan tangan mu" dia memberikan tangan nya lalu aku masukan cincin tadi ke jari nya
"Sekarang kau adalah pasangan ku kagaya" aku melihat kagaya tidak berkata apa apa dan wajah nya memerah sangat lucu sekali
"(Name) Tapi kita masih kecil" lihat lah dia berkata sambil menunduk dengan muka yang merah dan suara yang kaku
"Tidak apa apa jadi nanti kalo sudah besar kau yang harus melamar ku" aku tampilkan senyum ku lalu kagaya pun ikut tersenyum
