Senja yang pribadinya susah diatur karena terlalu mandiri tiba-tiba dipertemukan oleh seorang cowok pemaksa dan berhati dingin.
Gadis dengan liontin kupu-kupu itu menolak mentah-mentah orang suruhan papahnya.
Senja Aureliana yang awalnya tidak ingi...
Gadis dengan bandana hitam di kepalanya itu menghela napas puas saat melihat hasil potretnya.Tersenyum senang memandangi hasil fotonya. Saat ini Senja sedang mengunjungi salah satu cafe dikotanya yang terkenal dengan pemandangan yang sangat indah dan menarik.
Setelah asik memotret pemandangan di cafe itu, Senja memandang takjub pemandangan yang ada di depannya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Salah satu hasil potret senja.
Ponsel senja berdering.
My mother is calling.....
Senja mengangkat telfon dari mamanya, sambil menyeduh matcha latte yang baru ia pesan.
"Hai Senja my lovely, honey bunny sweetie. Mama kangen sekali sama kamu sayangg..."
Gadis itu sempat menjauhkan ponselnya beberapa senti dari telinganya, saat disambut suara merdu sang mama tercinta. Ia terkekeh sambil mengaduk-aduk matcha latenya.
"Ada perlu apa mama telfon aku?"
"Kok nanya gitu sih sayang? Mama kangen loh sama kamu, mama khawatir sama kamu senja. Kamu disana baik-baik aja kan??". Safira-mama Senja bertanya dengan nada penuh kekhawatiran dan sedikit dramatis.
Senja mengembangkan senyumnya saat mendengar nada khawatir sang mama. Jujur ia sangat merindukan kedua orang tuanya. Satu bulan sudah berlalu, mama dan papanya belum pulang sampai saat ini. Mereka bilang ada urusan mendadak yang perlu diurus dan mengharuskan mereka pergi ke Amerika.
Kedua orang tua Senja pergi ke luar negeri, Amerika. Sudah satu bulan lebih.
"Senja baik-baik aja ma disini, mama sama papa ga perlu khawatir. Senja bisa jaga diri sebaik mungkin."
Senja gadis yang mandiri, selama ada kedua orang tuanya gadis itu tidak pernah bergantung pada mereka. Mulai dari berangkat sekolah sendiri, mengerjakan tugas sekolah sendiri, membuat sarapan sendiri, bangun pagi sendiri. Ditambah sekarang gadis itu ditinggal sendirian oleh mereka. Selama sebulan itu ia hanya tinggal bersama bi Sarti, asisten rumah tangga nya.
"Seriously honey? kalau ada yang macem-macem sama kamu langsung hubungi mama atau papa ya sayang...., dua minggu lagi kami pulang."
"Iya ma aman kok, Senja always baik-baik aja disini ma....."
"Yaudah kalau gitu mama tutup telfonnnya ya sayang, bye Senja cantik."