berawal dari sebuah tempat pelatihan tentara bayaran yang berkedok sebagai panti asuhan mereka bertemu
dilatih dengan keras dan hukuman yang akan mereka dapatkan jika tidak sesuai target pelatihan membuat mereka muak dan memiliki dendam
hingga akhi...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Biasa kalian lihat di atas, panti tersebut berdiri dari tiga bangunan. Luas dan mewah bukan? Sangat tidak cocok untuk bangunan panti asuhan.
Kamp 1
Di kamp 1 khusus anak anak yang mana mereka dirawat dengan sangat baik. Alasannya karena para pengadopsi di panti itu rata rata adalah orang yang memiliki kuasa, atau bisa kita sebut dengan orang kaya.
Tentu saja para orang kaya menginginkan anak yang pintar agar bisa membantu bisnis mereka suatu saat nanti. Maka dari itu di kamp 1 ini anak anak memiliki jadwal belajar yang lebih padat
Kamp 2
Di kamp 2 berisi para remaja yang mulai di kenalkan dengan berbagai jenis senjata, dan mulai di ajarkan membuat strategi yang bagus.
Jadwal di kamp 2 terbagi menjadi dua, yang pertama jadwal pagi ada pembelajaran seperti biasa,lalu jadwal malam mereka akan di latih mengunakan senjata kelas bawah.
Ada hukuman yang akan di terima jika mereka gagal dalam latihan salah satunya hukuman cambuk,tapi jika kesalahan yang mereka lakukan fatal maka mereka akan di di kurung dalam sebuah ruangan kosong di tengah hutan dan hanya di beri makan 1 kali sehari.
Kejam bukan?
Di kamp 3
Jika kalian pikir kamp 3 semuanya berisi anak anak panti maka kalian salah,kamp 3 ada yang dari luar panti. Mau itu sengaja di culik oleh pihak panti atau di jual oleh orang tuanya ke panti tersebut.
Mereka yang menjual anaknya ke panti tersebut adalah orang yang memiliki hutang dengan pemilik panti dan tidak bisa membayar.
Itulah kenapa di kamp 3 umur mereka beragam,lalu jika kalian bertanya kemana anak anak dari kamp 2 di tempatkan? Maka jawabannya mereka langsung di berikan misi sebagai tentara bayaran.
Bukankah terlalu dini untuk menjalani misi? Tapi apa perduli si pemilik panti mau misi itu berhasil atau tidak,si pemilik panti tetap mendapatkan uang.
Jika ada yang selamat dari misi maka akan masuk di kamp 3,rata rata misi selalu gagal tapi ada satu orang yang berhasil selamat dalam misi tersebut dan orang itu adalah Souta.
Hanya Souta yang berasal dari panti tersebut selebihnya adalah orang luar panti, sebagian besar mereka di culik oleh pihak panti.
Bukankah tidak masuk akal...,anak panti yang asli sengaja di singkirkan tapi mereka menculik orang?
Itulah pertanyaan yang selalu Rion pikiran di dalam otaknya.