Happy Reading
💜
Matahari sedang unjuk gigi sekarang,selain memberikan cahaya sekalian rasa panas saat menyentuh kulit,padahal sekarang baru menunjukan jam delapan pagi,kenapa dia seakan sudah siap membakar bumi dan seisinya.
Kalau saja ini bukan hari senin yang mengharuskan seluruh murid untuk ikut upacara,tidak sudi aku rasanya berdiri di bawah sinar matahari.Apalagi aku harus berada di barisan paling depan saat upacara,karena tubuhku yang sedikit pendek.
Ini upacara pertama setelah libur dua tahun pasca corona,yang awalnya dua minggu jadi dua tahun,masa SMP aku angkatan corona ujian daring dari rumah,tidak ada acara perpisahan sekolah,sekarang tiba-tiba saja aku sudah kelas 11 SMA.
"Hah astaga panas banget gila"aku berjalan ke arah mejaku sambil mengipaskan tangan kearah wajah yang terasa panas.aku sangat tidak suka berada di bawah sinar matahari.
"Kantin yuk Ra"ajak Risa yang duduk di sampingku
"Enggak ah males banget,kantin pasti penuh"aku menolak,kantin saat ini pasti penuh oleh siswa yang berdesakan untuk membeli minum."ajak Isa sama Cika aja tuh,sekalian minta traktir sama Isa"tunjukku ke Isa yang ada di belakang bersama cika.
"Ide yang baguss"
"Isa ayo ke kantinn sekalian traktir ya"
"Kebiasaan deh lo selalu minta traktir,gue sekalian ya Sa"cika menjawab sambil cengengesan
"Ck Sama aja lo berdua tuh"gerutu Isa "Ayo deh cepetan"
"Ayooo"
"Ayooo"
Aku hanya bisa tertawa melihat kelakuan ketiga sahabatku itu
Gak pernah berubah ada aja kelakuannya.
Mereka tiga sahabat ku Risania,Isabella ayudia,dan Cika.
Aku berada di kelas 11 IPA 1
Merekalah yang akan menemani ceritaku di SMA HARAPAN NEGERI.
mungkin ceritaku tidak semenarik cerita lainnya tapi di sini kalian akan menemukan artinya persahabatan,cinta dan keluarga.
Aku Aulia Adelina Tara.
"Heh pendek"
Ck menyebalkan
Suara itu juga akan ikut menemani hari ku
Voment😉
YOU ARE READING
Bulan nya Matahari
Teen FictionBulan selalu siap untuk menggantikan matahari,rela terjaga sepanjang malam.
