𝙿𝚛𝚘𝚕𝚘𝚐 (𝚜𝚎𝚊𝚜𝚘𝚗 𝟷)

410 16 6
                                        

Cerita ini hanya fiksi dan hanya untuk hiburan semata, tidak ada sangkut pautnya dari apapun. Cerita ini tidak ada maksud untuk menghasut atau mesangkut pautkan tokoh dari karakter cerita.
Atas perhatiannya terimakasih.








Junkyu terbaring lemah di ranjang dengan tubuh yang terikat kuat. Selang infus yang tertancap di tangannya menjadi satu-satunya harapan untuk ia tetap hidup. Mata Junkyu terlihat kosong memandangi atap putih yang menjadi satu-satunya pemandangan yang senantiasa menemaninya atau malah menertawakan dirinya.

"Tahan sebentar ya, ini hanya seperti digigit semut."

Suara itu dari samping ranjangnya. Junkyu tidak tahu siapa pria yang mengenakan pakaian serba putih dengan masker yang menutupi wajahnya. Junkyu tidak tahu dan tidak ingin tahu.

Saat pria bermasker itu memasukkan cairan kedalam kanula yang terpasang dipunggung tangannya. Junkyu tidak merasakan apapun seperti yang dibicarakan pria itu. Namun perlahan mata Junkyu kian memberat, sepertinya cairan yang dimasukkan pria tadi kedalam kulitnya mulai menunjukkan reaksinya.

Junkyu menutupkan matanya erat dan air mata kembali jatuh untuk kesekian kalinya dari mata cantiknya yang kini kehilangan sinar hidupnya. Junkyu berharap dapat bertemu dengannya kembali walau hanya dalam mimpinya.


















'Aku merindukanmu'

















'Jihoon.'
















⚛︎






⚛︎

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Ruthless - jikyuWhere stories live. Discover now