Bab 1

18 3 0
                                        

Hujan deras menguyur kota itu, tapi seorang anak kecil dengan santai berjalan melewati hujan lebat itu tanpa memikirkan pakaian nya yang sudah basah terguyur air hujan.

"Dek, hujan lagi lebat, kenapa gak pake payung?" seseorang berucap pada bocah perempuan itu.

Sontak ia yang merasa terpanggil menoleh ke arah suara, terdapat 3 orang disitu. Seorang perempuan, laki-laki dan juga bayi kecil yang imut berada dipelukan sang ayah.

"Heh, gapapa kok, Ai udah biasa kayak gini" ucap nya spontan.

"Apa kamu mau pake payung tante aja?, berhubung suami tante bawa dua payung"

"Gak usah tante, nanti dedek kecil kehujanan" tolak Ai.

"Gapapa, lagian om bawa mobil kok, ini ambil aja" kali ini pria yang berada disamping wanita itu yang berucap, pria itu juga menyodorkan payung kuning itu pada Ai.

"Makasi ya om, tan" ujar Ai tersenyum lebar.

"Iya, sama sama. Kalo gitu tante pergi dulu ya" ucap wanita itu yang dibalas angukkan oleh Ai.

Ai melihat langkah demi langkah sepasang suami istri itu yang membawa anak mereka didalam gendongan sang suami, hubungan mereka begitu harmonis. Itu sungguh lucu dimata Ai, dia juga ingin digendong oleh ayahnya.

"Apa ayah pernah gendong aku?" gumam Ai lirih sambil menatap kepergian mobil hitam yang tadi berada di depan nya.

***

"Ayah, Ai pulang"

"Hm, sana makan"

"Iya, ayah"

Ai menarik kursi yang menempel pada meja dan duduk di atasnya. Piring dihadapan nya hanya berisi nasi tanpa lauk, dia hanya menghela napas lelah karna hampir setiap hari menu makanan nya hanya nasi tanpa lauk atau sayur.

Ai memberanikan diri menoleh kearah ayahnya yang sibuk dengan handphone nya. "Yah, Ai mau makan pake lauk. Ai bosen makan nasi tiap hari"

Brakk

Suara pukulan meja itu mengema di ruang makan itu, membuat Ai yang sedang menundukkan kepala nya mengangkat kepala nya spontan.

"Udah gue kasi makan bukannya bersyukur, masi aja milih milih. Lo kira gak ngeluarin duit buat beli nasi untuk lo?" bentak pria itu pada anaknya yang kembali menunduk.

Setelah pria itu tenang Ai lanjut memakan nasi nya.

***

01-Des-2023

I will grant your wish, DadOù les histoires vivent. Découvrez maintenant