Satu kerajaan yang sudah makmur dan maju terlihat dari rakyatnya yang bercanda satu sama lain dan mereka saling hidup berdampingan. Kerajaan itu sudah maju selama 2 abad yang terus digantikan oleh raja-raja yang bijaksana
Mata coklat tajam seperti elang sedang memperhatikan sosok perempuan bertubuh pendek dengan rambut panjang berwarna keemasan itu tergurai
Gadis itu sedang berbincang salah satu penjual buah-buahan, ingin membeli buah-buahan tersebut, gelak tawa terdengar dari kejauhan 500M
Setelah dari penjual buah, gadis tersebut terus berjalan melewati kerumunan dan terkadang menemui kesulitan melintas jalan, karena hari ini adalah hari panen dimana semua tumbuhan sedang berbuah
Hari panen itu terjadi 5 tahun sekali itu sebabnya mereka terkadang mengalami kristisan makanan, untung saja Raja mereka memiliki seribu cara mengatasi ini
Perayaan pun terjadi besar-besaran dan puncak akan terjadi malam nanti tepat lonceng kerajaan berbunyi
Gadis tersebut terus berjalan sampai ke wilayah perbukitan, terdiri satu rumah lumayan besar
Gadis dengan iris mata keemasan itu tersenyum saat matanya menangkap seorang gadis kecil yang umur masih 5 tahun berlari menghampiri nya
"Princess, kau datang lagi?" Tanya Ellara
"Yes, i'm back" gadis tersebut menyerahkan satu keranjang yang berisi buah-buahan
Tak lama seorang wanita paruh baya keluar dengan tersenyum tak lupa ia sedikit menurunkan bahunya, memberikan satu sapaan terhadap orang kerajaan "anda datang lagi princess Beatrix?"
"Iyah bibi, saya datang karena merasa bosan di Kerajaan, semua sudah diurus oleh sister Vilhelmina, jadi saya tidak melakukan apapun"
"Bukannya anda harus belajar?"
Princess Beatrix menghela nafas "saya bosan bibi, saya ingin menghirup udara segar di perbukitan"
"Baiklah Princess Beatrix, silakan masuk" Wanita itu menunduk "Ellara, menundukkan lah"
Ellara, gadis kecil itu gelagapan ia lupa karena sudah kenal lama, ia pun segera menundukkan bahunya
Sedangkan diluar, pria itu masih mengikuti gadis tersebut, ia berhenti tak jauh dari rumah tersebut, memperhatikan rumah tersebut dengan stropong
Tak lama hanya 18 menit princess Beatrix keluar dari rumah tersebut, ia juga tidak boleh sering dan lama keluar dari Kerajaan itu bisa membahayakan dirinya
Princess Beatrix kembali berjalan menyusuri jalan yang sama ia lalui saat pergi, tak sengaja mata bertemu dengan pangeran dari kerajaan Ninalinz, prince Geffrey
Ia berlari kecil menghampiri Geffrey lalu memberikan salam kerajaan, prince terkejut atas kehadiran princess Beatrix. Ia pergi ke kerajaan Oxza karena ingin melakukan perjudian jalanan, sebenarnya dirinya bisa saja melakukan di kerajaan nya, tapi itu akan membuat sang raja murka
"Prin-princess Beatrix? Kau sedang apa disini?" Tanyanya dengan tampang tenang
"Hohoho, kau tak salah bertanya, ini kerajaan ku, dan yang seharusnya bertanya itu adalah diriku. Untuk apa kau datang kesini? Dan... Apa ini prince Geffrey, kau mengikuti perjudian jalanan?"
"Tidak aku hanya menonton"
"Oh kau hanya menonton lalu... " Princess Beatrix mengambil benda yang disembunyikan prince Geffrey dibelakang badannya "ini, kau katakan hanya menonton?"
"Ahh princess Beatrix, mohon jangan memberitahukan raja Ephraim, beliau akan memberitahukan raja Evander"
Princess Beatrix menaikan kedua alisnya, menarik juga jika dipermainkan "sangat disayang aku ingin memberitahukan nya"
YOU ARE READING
BLAXLAND (oxza)
Fantasy"Aku akan terus berjuang tampa henti seperti dirimu yang tidak akan berhenti dan mengenal lelah saat berperang" Beatrix Deborah Esme Deckard adalah putri kedua dari pasangan Ephraim change Deckard dan Barretta Sigfreda Deckard, dirinya memiliki kaka...
